Nostalgia Hari Ini: Persib Bandung Berpesta di Jakarta

Football5star.com, Indonesia – 18 Oktober 2015, Jakarta membiru. Tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat, Persib Bandung berpesta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) setelah berhasil memenangkan Piala Presiden.

Melawan Sriwijaya FC di partai puncak, Persib yang saat itu dilatih oleh Djadjang Nurdjaman bermain apik. Djanur menempatkan Ilija Spasojevic sebagai striker tunggal. Pemain yang akhirnya menjadi WNI tersebut ditopang oleh tiga gelandang pekerja keras, Makan Konate, Atep Rizal, dan Zulhan Zamrun.

Nama terakhir jadi sorotan pada laga final ini. Pemain yang kerap dijuluki Cristiano Ronaldo Indonesia tersebut bermain sangat bagus. Meski tak mencetak gol di partai puncak, Zulham dinobatkan jadi pemain terbaik sekaligus top skorer Piala Presiden 2015.

Dua gol kemenangan Maung Bandung pada laga tersebut dicetak oleh free kick Ahmad Jufriyanto di menit ke-6. Satu gol lagi dicetak oleh Makan Konate di menit akhir pertandingan babak pertama, namun catatan pertandingan menyebutkan gol kedua Maung Bandung akibat gol bunuh diri kiper Dian Agus Prasetyo.

Perjalanan Persib ke partai final

Sejak awal turnamen, Persib bestatus sebagai juara ISL 2014. Predikat ini yang membuat Maung Bandung menajdi favorit juara turnamen ini. Di babak penyisihan grup A, Persib tampil mengigit, mereka sukses mengalahkan Persiba dengan skor telak 4-0.

Pada 6 September 2015 di laga kedua, Zulham Zamrun dkk mampu meraih kemenangan 2-0 atas Bonek United. Hasil ini langsung menempatkan Maung Bandung lolos ke babak perempat final. Di partai akhir babak penyisihan, Persib menutup laga dengan kemenangan 4-0 atas Martapura. Satu gol di cetak oleh Zulham dan membuatnya mencetak 3 gol di babak penyisihan.

Memasuki babak perempat final, Persib harus bermain mati-matian saat melawan tim Kalimantan, Pusamania Borneo. Bermain di Stadion Segiri, pertandingan kedua tim berlangsung panas. Pelatih Iwan Setiawan jadi sorotan pada laga ini karena lancarkan psy war jelang pertandingan.

Tensi yang tinggi pada akhirnya membuat Maung Bandung menyerah 3-2 atas Borneo di leg pertama. Pada leg kedua yang berlangsug di Bandung, pertandingan makin panas. Tercatat 13 kartu kuning dan 3 kartu merah dikeluarkan wasit pada laga ini.

Melaju ke semifinal, Persib bersua Mitra Kuar. Sempat kalah di leg pertam 1-0, Persib mengamuk di Stadion Jalak Harupat. Persib menang 3-1 atas Mitra Kukar dan menantang Sriwijaya FC di partai final.

Catatan manis Persib

Kemenangan 2-0 atas Sriwijaya di partai final yang berlangsung di Jakarta membuat Persib dua kali merayakan gelar di Jakarta. Sebelumnya, mereka terakhir kali menjadi juara di SUGBK pada Ligina (Liga Indonesia) 1994-95.

Selain itu, sejak 1986, sudah empat kali Persib merayakan gelar juara di SUGBK. Pertama ketika Persib merayakan gelar juara Perserikatan 1986, dan 1989-90. Kemudian di era Liga Indonesia pada 1994 dan 2015 di Piala Presiden.

Persib sepanjang turnamen Piala Presiden 2015 juga tim yang tak pernah meraih hasil imbang. Maung Bandung sukses mengemas 6 kemenangan dan menelan 2 kekalahan. Persib menelan kekalahan dari tangan PBFC dan Mitra Kukar. Masing-masing di leg 1 babak perempat final dan semifinal.

Tak hanya itu, anak asuh Djanur ini juga tercatat melakukan clean-sheet terbanyak dengan 5 kali sepanjang turnamen. Yang makin melengkapi gelar Persib pada tahun itu adalah Zulham Zamrun juga dinobatkan sebagai top skorer dan pemain terbaik Piala Presiden 2015.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More