Nostalgia Hari Ini: Revolusi Barcelona Lewat Sponsor di Dada

Football5star.com, Indonesia – Dalam sejarah sepak bola, semua klub pernah merasakan ketiadaan sponsor di dada. Sebelum era sepak bola modern, sponsorship memang tak dikenal oleh klub-klub sepak bola.

Semakin berkembangnya zaman, sponsorship mulai mewabah di jersey sepak bola. Tapi tidak semua klub mengikuti perkembangan zaman.

Beberapa di antara mereka tetap berpegang teguh pada sejarah dengan mengenakan jersey polos tanpa embel-embel merk dagang di dada. Salah satunya adalah Barcelona.

Mundo Deportivo

Hingga awal milenium baru, Barcelona memegang teguh prinsip itu. Sikap ini bahkan bisa dibilang sudah menjadi identitas klub sejak lama.

Akan tetapi, El Barca lambat laun mulai melunak. Sejarah baru pun tercipta pada hari ini 14 tahun silam ketika sudah ada sponsor yang melekat di jersey kebanggaan.

Memang, keputusan Barcelona ketika itu di latar belakangi amal. Mereka bekerja sama dengan badan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) di bidang anak, UNICEF, untuk kepentingan amal.

Dari kerja sama tersebut, klub Katalonia turut menyumbang 0,7 persen dari total pendapatan tahunan kepada UNICEF. Banyak yang menyebutkan jika ketika itu bukan badan PBB itu yang mensponsori El Barca, tapi sebaliknya.

Langkah klub LaLiga Spanyol kemudian diikuti beberapa klub lain di Eropa. Seperti Hammarby IF di Swedia, Brondby IF asal Denmark yang bekerja sama dengan UNICEF tahun 2007 dan 2008.

Dari Amal ke Komersial

Walau diawali untuk kepentingan amal, terpampangnya UNICEF di jersey Azulgrana adalah awal revolusi baru klub tersebut. Beberapa tahun kemudian mereka mulai membuka diri untuk membubuhkan sponsorship untuk kepentingan komersial.

gerard pique-barcelona-Football_Tweet
@Football_Tweet

Mulai dari Qatar Foundation hingga menjadi Qatar Airways. Dan saat ini Barcelona menjalin kerja sama dengan perusahaan asal Jepang, Rakuten. Dan tentu saja perusahaan tersebut bukan satu-satunya sponsor yang menempel di jersey klub.

Ada perusahaan alat berat asal Turki, Beko, yang menempel di lengan jersey dan perusahaan teknologi multinasional Amerika Serikat, Intel, yang terpasang di bagian dalam jersey Barcelona.

Perubahan drastis pemilik 26 gelar LaLiga memang tak lepas dari era industri sepak bola. Yang mana mereka butuh pemasukan lebih banyak untuk bersaing di kasta tertinggi Eropa.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More