Nostalgia Hari Ini: Samurai Biru Jadi Penguasa Asia

Football5Star.com, Indonesia – Tepat hari ini, 29 Januari, 10 tahun lalu, Timnas Jepang dinobatkan sebagai penguasa Asia setelah berhasil menjuarai Piala Asia 2011. Gelar itu membuat Samurai Biru menjadi tim dengan raihan gelar terbanyak mengalahkan Arab Saudi dan Iran.

Sebelum memasuki abad ke-21, Piala Asia didominasi oleh tim-tim asal Asia Barat. Korea Selatan sempat mendominasi di awal-awal kompetisi diadakan pada 1956 dan 1960. Tapi setelah itu, tim dari Asia Barat selalu menjadi juara, dari Iran, Arab Saudi, Kuwait dan Israel.

Eurosport

Sepak bola Jepang baru meningkat pada era 90-an. Tahun 1992, Jepang menjadi tuan rumah Piala Asia dan berhasil juara untuk pertama kalinya dengan Kazuyoshi Miura menjadi pemain terbaik kompetisi. Setahun kemudian, J-League resmi didirikan. Hal itu berlanjut sampai 1998 dimana mereka masuk ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Samurai Biru lalu mendominasi Asia dan berhasil juara dua kali beruntun di Piala Asia 2000 dan 2004 dan menyamai torehan gelar juara Saudi Arabia dan Iran. Mereka gagal di Piala Asia 2007, namun di edisi 2011, mereka kembali.

Mendominasi Sejak Awal

Timnas Jepang diisi oleh pemain-pemain bekas Piala Dunia 2010 seperti Keisuke Honda, Yuto Nagatomo, Atsuto Uchida, Shinji Okazaki, Makoto Hasebe dan dilatih oleh mantan pelatih AC Milan, Inter, dan Juventus, Alberto Zaccheroni. Mereka bisa lolos sebagai juara grup dan berhasil mengalahkan Saudi Arabia dengan skor 5-0 di laga terakhir.

Pada perempat final mereka bertemu Qatar dan berhasil menang dengan skor 3-2. Pemain Borussia Dortmund, Shinji Kagawa, berhasil mencetak brace dan Masahiko Inoha mencetak gol penenentu di penghujung laga.

Semi final, Jepang bertemu musuh bebuyutan, Korea Selatan. Laga berjalan dramatis sampai babak extra time. Dimana Jepang bisa unggul 2-1 pada menit ke-97 lewat pemain Augsburg, Hajime Hosogai. Tapi Hwang Jae-won berhasil menyamakan kedudukan tepat di menit ke-120. Laga dilanjutkan di adu penalti, tapi, semua tiga penendang Korea Selatan gagal memasukkan bola, sedangkan tiga dari empat penendang Jepang berhasil.

@afcasiancup

Laga final diadakan pada 29 Januari, 2011 di Stadion Internasional Khalifa, Qatar. Jepang berhadapan dengan Australia yang diisi oleh Harry Kewell, Tim Cahill, dan Mark Schwarzer.

Australia lebih mendominasi sepanjang pertandingan dengan Kewell memiliki tiga peluang yang bisa diamankan oleh Eiji Kawashima. Laga berlanjut sampai extra time, dan Zaccheroni memasukkan Tadanari Lee pada menit ke-98.

Lee yang lahir dari keluarga imigran Korea Selatan itu berhasil mencetak gol pada menit ke-109 lewat tendangan voli hasil umpan dari Nagatomo. Timnas Jepang berhasil menahan gempuran Sorceroos di sisa babak dan berhasil menang dengan skor 1-0.

Mereka berhasil menjadi juara tanpa meraih satupun hasil kalah. Kemenangan ini membuat Jepang menjadi tim dengan gelar terbanyak, 4 kali, dan masih belum ada yang bisa mengalahkannya sampai saat ini.

jepangNostalgia Hari IniPiala AsiaPiala Asia 2011Timnas Jepang