Nostalgia Hari Ini: Sejarah Pertandingan Terpanjang Piala FA, 588 Menit!

Football5Star.com, Indonesia – Tepat hari ini, 1971 sebuah sejarah tercipta dalam sebuah pertandingan di Piala FA antara Alvechurch vs Oxford City. Sebab, dalam pertandingan yang dihelat 22 November 1971 itu merupakan sejarah laga paling panjang yang sampai berjalan 588 menit.

Alvechurch vs Oxford City merupakan pertandingan babak kualifikasi keempat turnamen bergengsi di Inggris itu. Pada laga pertama, kedua tim menjalankannya 6 November. Alvechurch saat itu sempat unggul dua gol tanpa balas. Tapi, Oxford City bangkit untuk memaksakan pertandingan berakhir imbang 2-2.

Laga akhirnya dihelat dengan partai ulang beberapa hari kemudian. Laga juga kembali berakhir imbang. Begitu pula pertandingan ulang ketiga, keempat, dan kelima selama dua minggu berikutnya dengan skor 1-1, 1-1, 0-0, serta 0-0.

Partai keenam akhirnya menjadi penentuan. Sama seperti laga ketiga hingga kelima, laga Alvechurch vs Oxford City dimainkan di tempat netral, kali ini di Villa Park. Alvechurch akhirnya unggul 1-0 dengan gol dari Bobby Hope pada menit ke-588. Gol itu sekaligus menggenapkan rekor terpanjang dalam menentukan pemenang di Piala FA, yakni 11 jam!

Nostalgia Hari Ini: Sejarah Pertandingan Terpanjang Piala FA, 588 Menit!
Sportslens

Butuh 11 jam bermain selama 6 pertandingan untuk menentukan pemenang dari laga bersejarah putaran keempat ini. Enam pertandingan dimainkan di lima tempat berbeda selama rentang waktu 17 hari.

Banyak Pemain Kram

Selama 17 hari tersebut, para pemain Alvechurch dan Oxford City jelas sangat kelelahan. Banyak pemain yang tumbang karena mengalami kram otot atau kelelahan. Pemain kedua kesebelasan juga tampak menunjukkan solidaritasnya.

“Rasanya seperti bekerja setiap hari. Tim yang sama, pemain yang sama, hasil yang sama. Benar-benar sangat melelahkan,” kata seorang pemain Alvechruch dikutip wsc.co.uk.

Cedera paling serius terjadi setelah sepuluh menit pertandingan kelima, ketika Eric Metcalfe dari Oxford City mengalami patah tulang fibula. Pertandingan saat itu juga dimainkan dalam cuaca yang sangat dingin, para pemain diguyur hujan es sementara penonton menyanyikan Keep Right on to the End of the Road dan Auld Lang Syne.

Setelah pertandingan berakhir, manajer Oxford City John Fisher, berkata: “Kami sangat mengenal mereka sehingga beberapa orang menyarankan agar kami menyetujui merger.”

Pertandingan tersebut juga menjadi pengalaman yang mengesankan bagi reporter muda Oxford Mail, Jim Rosenthal. Dia mendapat kehormatan untuk menggambarkan gol kemenangan Bobby Hope pada menit ke-588 untuk Alvechurch.

“Terkejut bahwa dia telah diberi kesempatan untuk menyelamatkan upaya tersebut, (kiper Oxford) Peter Harris berhasil menebak tembakan tersebut, tetapi bola itu menggeliat lepas, mengenai tumitnya, dan tak mampu menahan gol itu,” beber Jim Rosenthal.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More