Nostalgia Hari Ini: Sepak Bola Gajah Coreng Wajah Indonesia

Football5Star.com, Indonesia – Tepat hari ini enam tahun lalu, publik Indonesia seakan tercoreng usai terjadinya praktik sepak bola gajah. Pada 26 Oktober 2014 lalu di Stadion Sasana Krida AAU, Yogyakarta, tercipta insiden yang jadi sejarah kelam antara PSS Sleman vs PSIS Semarang.

Insiden itu terjadi dalam babak delapan besar Divisi Utama 2014. Saat itu, PSS sukses meraih kemenangan 3-2 atas PSIS. Tapi yang jadi sorotan ialah, lima gol yang tercipta pada pertandingan tersebut semuanya berasal dari gol bunuh diri.

Memang sedari awal, pertandingan itu memang dipenuhi oleh sejumlah kejanggalan. Sejak laga dimulai, kedua kesebelasan tampak ogah-ogahan melakukan penyerangan. Puncaknya terjadi menit ke-78 saat gelandang PSS saat itu, Agus Setiawan, mencetak gol ke gawang sendiri dan anehnya kiper jua membiarkan bola itu masuk.

PSS kembali mencetak gol bunuh diri via Hermawan Jati menit ke-88. Hebatnya, PSIS tak mau kalah bertindak tak sportif. Bahkan, hanya dalam empat menit mereka mencetak tiga gol sekaligus ke gawang sendiri via Fadli Manan dan dua kali melalui Komaedy yang akhirnya memenangkan PSS Sleman.

Setelah diusut, kedua tim bermain sepak bola gajah karena memang menghindari Borneo FC. PSS dan PSIS saat itu memang dipastikan lolos ke semifinal dari Grup 1. Laga itu sendiri cuma sebagai penentu juara dan runner-up grup saja.

Mereka disebut-sebut sengaja ingin mengalah karena Borneo FC saat itu menjadi runner-up Grup 2 setelah menang WO atas Persis Solo. Lalu, Martapura FC jadi juara grup. Jadi, PSIS dan PSS main sepak bola gajah demi mendapatkan status runner-up untuk menghindari Borneo FC.

Pelaku Dihukum Tapi Dibebaskan Lagi

Usai banyaknya sorotan dari dalam dan luar negeri, PSSI langsung bereaksi. Mereka bahkan langsung menerbitkan surat sanksi untuk pelaku sepak bola gajah ini dan kebanyakan dihukum seumur hidup main bola.

Akan tetapi pada awal 2017 PSSI yang diketuai Edy Rahmayadi kemudian membebaskan hukuman para pelaku. Melalui kongres, Edy membebaskan lebih dari 20 sosok nyang terlibat dalam insiden tersebut.

Dari kubu PSS nama-nama yang sempat terlibat ialah, Herry Kiswanto, Anang Hadi, Monieaga Bagus, Guy Junior, Saktiwan Sinaga, hingga Kristian Adelmund. Sedang PSIS Semarang Eko Riyadi, Anam Syahrul, Sunar Sulaiman, hingga Ronald Fagundez.

Nostalgia Hari IniPSIS SemarangPSS SlemanSepak bola gajah