Nostalgia Hari Ini: Timnas PSSI vs Timnas KPSI, AFF Menengahi

Football5Star.com, Indonesia – Pada 15 Oktober 2012 lalu, AFF sampai turun tangan menengahi masalah dualisme yang terjadi antara Timnas PSSI vs Timnas bentukan KPSI. Dalam keputusannya, AFF akhirnya hanya mengakui keberadaan Timnas Indonesia bentukan PSSI.

Sepak bola Indonesia pada 2012 silam memang dihantam dengan kasus dualisme. Pihak-pihak yang tak puas dengan berbagai keputusan kontroversial Djohar Arifin di PSSi membentuk Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang diketuai La Nyalla Mattalitti.

Hal ini berdampak kepada eksistensi Tim Nasional Indonesia. Kala itu, Indonesia akan menghadapi event besar di ujung tahun, yakni Piala AFF 2012. Kedua kubu berlomba-lomba saling menyiapkan timnasnya masing-masing.

PSSI menunjuk Nilmaizar sebagai pelatih. Beberapa pemain naturalisasi dipanggil, semisal Diego Michels, Raphael Maitimo, Tonnie Cussel, hingga Johnny van Beukering. Beberapa nama lokal jua bergabung, seperti Taufik, Samsul Arif, Andik Vermansah, Elie Aiboy, hingga Patrich Wanggai.

Nostalgia Hari Ini: Timnas PSSI vs Timnas KPSI, AFF Menengahi
Timnas KPSI (Bolanet)

Seakan tak mau kalah, KPSI pun menunjuk Alfred Riedl. Sebanyak 28 pemain dikumpulkan. Beberapa menghiasi, seperti Kurnia Meiga, Firman Utina, Hamka Hamzah, M Ridwan, Greg Nwokolo, hingga Cristian Gonzales.

AFF Akhirnya Memutuskan

Keduanya saling mendaftarkan ke AFF untuk mengikuti ajang dua tahunan tersebut. Asosiasi Sepak Bola Asia Tenggara itu pun akhirnya memutuskan pada 15 Oktober 2012 bahwa Timnas Indonesia bentukan PSSI Djohar Arifin lah yang berhak ke Piala AFF 2012.

“Asosiasi sepak bola Indonesia (PSSI) telah mendapatkan pengakuan legitimasi organisasi dari FIFA dan AFC. Tim nasional yang dikelola PSSI mempunyai hal untuk mewakili negara mengikuti turnamen di bawah FIFA, AFC, dan AFF,” ujar Dewan Kompetisi AFF, Quoc Tuan, yang juga menjabat anggota tetap dewan AFC, dilansir Bongda Plus.

Hal itu berarti membuat Timnas asuhan Nilmaizar mewakili Indonesia di Piala AFF 2012. Indonesia sendiri kala itu berada di Grup B bersama Malaysia, dan Singapura.

“Setelah mendengarkan keterangan terkini dari asosiasi sepak bola Indonesia, dewan AFF memberikan dukungan terhadap organisasi ini. Artinya, yang mewakili Indonesia di AFF Suzuki Cup adalah tim nasional yang dikelola asosiasi sepak bola nasional. Itu artinya tim yang sekarang ada di Vietnam,” lanjut pernyataan Quoc Tuan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More