Nostalgia Hari Ini: Tinta Sejarah Diukir Timnas Spanyol

Football5Star.com, Indonesia – Tepat hari ini, 10 tahun silam Timnas Spanyol berhasil mengukir tinta sejarah dalam sepak bolanya. Untuk kali pertama, mereka berhasil menjadi jawara dunia lewat pertandingan dramatis.

Perjuangan Spanyol untuk menjadi kampiun tak semudah membalikkan telapak tangan. Dalam laga yang berlangsung di Johannesburg, Afrika Selatan itu, pertandingan berjalan sangat ketat. Bahkan, wasit asal Inggris, Howard Webb, sampai mengeluarkan 14 kartu kuning.

Salah satu yang disorot ialah saat John Heitinga diusir wasit lantaran mendapat kartu kuning kedua. Satu momen yang masih diingat betul oleh pencinta sepak bola dunia ialah, tendangan kung fu Nigel de Jong ke arah dada Xabi Alonso yang cuma berbuah kartu kuning.

Kamu Pasti Gak Tahu! Seperti Rebic, 5 Tendangan Kungfu Brutal di Sepak Bola Nostalgia Hari Ini: Tinta Sejarah Diukir Timnas Spanyol
AFP

Partai saat itu tanpa pemenang hingga 90 menit pertandingan. Pada babak tambahan, kesengitan laga jua tak berubah sampai akhirnya empat menit jelang babak kedua extra time berakhir, Andres Iniesta muncul sebagai pahlawan. Usai mendapatkan umpan dari Cesc Fabregas, Iniesta memecah kebuntuan lewat tendangan voli indah.

Eks gelandang Barcelona itu tak bisa menyebunyikan kebahagiaannya. Dia berselebrasi sambil membuka seragamnya bertulisan, “Dani Jarque, selalu bersama kami.”

Itu adalah gelar Piala Dunia pertama dan sampai kini satu-satunya yang diraih oleh Timnas Spanyol. Mereka jua jadi tim Benua Biru pertama yang menjuarai Piala Dunia dalam final yang tak diselenggarakan di Eropa.

Masa Keemasan Spanyol

Saat itu memang menjadi tahun keemasan bagi La Furia Roja. Mereka terus monerehkan tinta sejarah sejak mengawali keberhasilan saat Piala Eropa 2008. Timnas Spanyol saat itu berhasil mengunci gelar kedua Piala Eropa usai mengalahkan Jerman pada partai final.

Usai mengawinkan gelar itu dengan Piala Dunia, permainan Timnas Spanyol nyatanya tak sama sekali menurun. Mereka bahkan tak mengalami demotivasi. BUktinya, pada Piala Eropa 2012, Spanyol kembali menjadi jawara Eropa.

Nostalgia Hari Ini: Tinta Sejarah Diukir Timnas Spanyol
Dailymail.co.uk

Meski memang, perjuangan Spanyol ke final tak mudah. Mereka melangkah ke partai puncak Piala Eropa 2012 usai menundukkan Portugal via adu penalti. Tapi, di final mereka sangat klimaks.

Betapa tidak, meski sempat ditahan 1-1 oleh Italia di fase grup, Spanyol mengubah jalan cerita. Pada partai puncak, mereka menggunduli Italia empat gol tanpa balas lewat gol David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres, dan Juan Mata.

Akan tetapi, setelah 2012 itu memang perjalanan Spanyol mlai menurun. Mereka cuma sampai fase grup di Piala Dunia 2014, dan 16-besar tahun 2018. Lalu di Piala Eropa, mereka jua sampai babak 16-besar saja dalam perhelatan 2016.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More