Nostalgia Hari Ini: Tragedi Heysel pada Final Piala Champions

Football5star.com, Indonesia – Tidak ada final Liga Champions yang tidak berkesan selama ini. ketika turnamen masih bernama Piala Champions pun, laga final tetap menjadi momen yang tak terlupakan.

Akan tetapi, tidak semua momen final soal gol indah atau penyelamatan gemilang, soal kemenangan atau kekalahan. Ada kalanya laga final berubah menjadi petaka yang bahkan sampai memakan korban jiwa.

Ini pula yang terjadi pada final Piala Champions 1985 silam. Hari ini 35 tahun silam, tragedi Heysel terjadi saat mempertandingkan laga Liverpool vs Juventus di stadion Heysel, Belgia.

Eurosport

Tragedi Heysel sudah terjadi satu jam sebelum pertandingan dimulai. Terjadi keributan di di tribun yang terletak di belakang gawang. Keributan ini melibatkan suporter Liverpool dan Juventus .

Mereka hanya dipisahkan oleh jalur sempit yang dibatasi pagar rantai di tribun. Kedua belah suporter yang tadinya hanya beradu mulut mulai melakukan pelemparan botol dan batu.

Situasi kian mencekam. Terlebih saat fan Liverpool menyerang dan melewati pagar pembatas dan mendatangi pendukung Juventus. Posisi fan Si Nyonya Tua kian terjepit di dinding pembatas.

Timenote

Nahas, dinding pembatas tidak mampu menahan beban hingga akhirnya roboh. Dalam kejadian ini, 39 suporter tewas dan 32 di antaranya adalah tifosi Juventus.

Kondisi ini membuat fan I Bianconeri yang lain terpancing emosi. Mereka mulai memberontak dan berkelahi dengan polisi selama lebih dari dua jam.

Larangan Bermain untuk Klub Inggris

Dalam keadaan seperti ini, UEFA terpaksa tetap melangsungkan pertandingan. Mereka khawatir jika laga ditunda akan semakin memanaskan suasana. Juventus pun menang dengan skor 1-0 lewat gol sang legenda, Michel Platini.

Namun, juara Liga Champions musim tersebut terasa menyakitkan. Mereka juara saat 32 tifosinya meregang nyawa. Tak ada perayaan usai pertandingan. Tidak ada pula arak-arakan juara saat tim pulang ke Turin.

Atas kejadian tragedi Heysel ini, UEFA tidak tinggal diam. Induk sepak bola Eropa ini mengambil keputusan tegas. Mereka melarang semua klub Inggris untuk berpartisipasi di kompetisi Eropa selama lima tahun.

liverpoolfc.com

Sementara di Inggris, kepolisian setempat melakukan penyelidikan terkait insiden kelam itu. mereka pun berhasil menangkap 27 orang yang dianggap sebagai dalang kerusuhan. Sedangkan di Belgia, polisi mendakwa 14 orang yang semuanya fan The Reds. Mereka kemudian dijatuhi hukuman penjara tiga tahun.

Sampai saat ini, tragedi Heysel merupakan tragedi paling memilukan dalam sejarah Liga Champions. Kepala Eksekutif UEFA saat itu, Lars-Christer Olsson, bahkan menyebutnya sebagai jam paling gelap dalam sejarah kompetisi UEFA.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More