Ole Gunnar Solskjaer Berharap Liga Europa Cuma Digelar Satu Leg

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, berharap UEFA bakal kembali memberlakukan format pertandingan satu leg di Liga Europa musim ini. Menurut Solskjaer, format satu leg akan sangat menguntungkan tim-tim peserta.

UEFA memang sempat mencoba format pertandingan satu leg pada Liga Champions dan Liga Europa musim 2019-20 lalu. Akan tetapi, mereka kembali memberlakukan format dua leg pada kompetisi musim 2020-21.

“Bermain satu leg di tempat netral tentu memiliki kerugian. Karena, tak ada tim yang bisa memanfaatkan status tuan rumah,” ujar Ole Gunnar Solskjaer dikutip football5star dari France24.

Ole Gunnar Solskjaer - Liga Europa - Manchester United - Manchester Evening News
Manchester Evening News

“Tapi, semua keputusan berada di luar tangan kami. Kami akan senang jika UEFA memutuskan kami harus berangkat ke Turin untuk menggelar satu pertandingan babak gugur Liga Europa,” sambung Solskjaer.

Manchester United rencananya akan tampil pada babak 32 besar Liga Europa melawan Real Sociedad pada Jumar (19/2) mendatang. Laga ini awalnya akan digelar di markas Real Sociedad. Akan tetapi, adanya larangan akibat pandemi Covid-19 membuat partai ini digelar di Turin, Italia.

Menurut Solskjaer, keputusan tersebut membuat Manchester United dan Real Sociedad sama-sama mengalami kerugian. Akan tetapi, kerugian terbesar ada di pihak Real Sociedad.

“Keputusan ini membuat kami sedikit merugi. Tapi, kerugian terbesar menjadi milik Real Sociedad. Karena, mereka harus menggelar pertandingan kandangnya di Turin,” tutur Solskjaer.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More