Ole Gunnar Solskjaer: Manchester United Memang Pantas Kalah!

Football5Star.com, Indonesia – Langkah Manchester United pada ajang Carabao Cup terhenti. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer gagal melaju ke final karena kalah 0-2 dari Manchester City, Kamis (7/1/2021) dini hari WIB. Gol-gol dari John Stones dan Fernandinho membuyarkan mimpi Red Devils menjadi juara.

Selepas pertandingan, Solskjaer tak dapat menutupi kekecewaannya. Secara blak-blakan, pelatih asal Norwegia itu menyebut Manchester United memang pantas kalah dari Manchester City pada semifinal Carabao Cup yang berlangsung di kandang sendiri itu.

“Kami tidak tampil bagus untuk memenangi laga. Itu sangat jelas terlihat. Kami tidak menciptakan cukup peluang,” urai Ole Gunnar Solskjaer seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News.

Performa Manchester United saat melawan Manchester City pada semifinal Carabao Cup dinilai buruk oleh Ole Gunnar Solskjaer.
telegraph.co.uk

Solskjaer lebih lanjut mengatakan, “Kami menghadapi tim Manchester City yang sangat bagus. Mereka bermain bagus. Ketika mereka bermain bagus, Anda harus bermain sangat bagus untuk mengalahkan mereka. Itulah realitas kami saat ini. Kami hanya kekurangan sedikit.”

Secara khusus, Solskjaer menyesalkan proses dua gol Manchester City. Dia menilai kedua gol itu seharusnya dapat dicegah oleh Harry Maguire cs. Hal itu, menurut dia, menjadi bukti Manchester United memang bermain buruk.

“Ketika kebobolan dua gol dari bola mati, sesuatu yang sederhana yang seharusnya mampu kami halau, tentu saja kami sangat kecewa. Kami tidak cukup baik pada momen-momen tersebut,” ujar Solskjaer. “Kami tidak cukup bagus pada hari ini dan ketika Anda kebobolan dua gol dari bola mati, itu jelas mengecewakan.”

Deja Vu Solskjaer

Bagi Ole Gunnar Solskjaer, kekalahan Manchester United dari Manchester City tak ubahnya deja vu. Musim lalu, Red Devils juga disingkirkan The Cityzens pada laga semifinal Carabao Cup. Ketika itu, mereka kalah 1-3 di kandang lawan dan hanya menang 1-0 di kandang sendiri.

Kekalahan kali ini pun memperburuk rekor Solskjaer dalam kariernya sebagai pelatih. Bersama Manchester United, dia selalu terhenti pada babak ini dalam tiga ajang.

Sepanjang sejarah, ini adalah kali keempat Red Devils tersingkir pada semifinal Piala Liga Inggris atau Carabao Cup. Selain dua kekalahan dari The Cityzens bersama Solskjaer, dua kekalahan lain diderita pada 2004-05 dan 2013-14.

Pada musim 2004-05, Manchester United disingkirkan Chelsea pada semifinal Piala Liga Inggris dengan agregat 1-2. Adapun pada 2013-14, Sunderland yang mencegah Red Devils ke final. Imbang agregat 3-3, Red Devils kalah 1-2 pada adu penalti.

Satu hal yang menarik, empat kekalahan pada semifinal Piala Liga Inggris dialami bersama dua manajer. Dua kekalahan pertama didapatkan saat Manchester United ditangani Sir Alex Ferguson. Sementara itu itu, dua kekalahan terakhir bersama Ole Gunnar Solskjaer.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More