Osvaldo Haay Tajam, Pelatih Timnas Myanmar Tak Mau Terkecoh

Football5Star.com, Indonesia – Osvaldo Haay tampil luar biasa pada gelaran SEA Games 2019. Hingga fase grup berlalu, pemain timnas U-23 Indonesia itu tampil sebagai pemain tersubur dengan 7 gol. Dari lima laga yang dilakoni anak-anak asuh Indra Sjafri, dia hanya sekali gagal mencetak gol. Tak heran bila dia diwaspadai pelatih timnas U-23 Myanmar, Velizar Popov.

Velizar Popov tak memungkiri, dirinya ngeri juga melihat ketajaman Osvaldo Haay. Namun, dia tak mau terkecoh dengan hanya fokus kepada pemain Persebaya Surabaya itu. Menurut dia, sepak bola adalah permainan kolektif. Hanya fokus kepada satu pemain justru akan berbahaya.

Secara khusus, pelatih asal Bulgaria tersebut mewaspadai pula dua pemain lini depan timnas U-23 Indonesia. Mereka adalah Saddil Ramdani dan Egy Maulana Vikri yang juga sudah membuktikan ketajaman masing-masing pada fase grup.

Velizar Popov siap membawa timnas U-23 Myanmar menyulitkan timnas U-23 Indonesia pada semifinal SEA Games 2019.
zing.vn

“Indonesia punya lini tengah yang kuat, terutama duo winger. Meskipun demikian, saya percaya sepak bola adalah kombinasi kekuatan kolektif. Kami akan melakukan segala cara untuk mencegah Osvaldo mencetak gol,” kata Velizar Popov, Jumat (6/12/2019), seperti dikutip Football5Star.com dari Zing.vn.

Meskipun timnas U-23 Indonesia sangat percaya diri dan kini dipandang sebagai kandidat peraih medali emas SEA Games 2019, Velizar Popov tetap yakin soal peluang timnya. Dia menilai timnas U-23 Myanmar telah menunjukkan kehebatannya saat fase grup.

“Sebelum turnamen, Filipina dan Malaysia paling diunggulkan di Grup A. Namun, justru kami dan Kamboja yang lolos ke semifinal. Saya berharap kami akan tampil lebih baik pada partai mendatang (lawan Indonesia),” ujar Velizar Popov.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, “Indonesia adalah tim yang sangat kuat di kawasan ini. Mereka punya pemain-pemain bagus, cepat, dan berbahaya. Kami harus benar-benar berhati-hati dalam laga nanti. Kami akan coba menyulitkan Indonesia.”

Comments
Loading...