Pablo Sarabia: Paris Saint-Germain adalah Jembatan ke Timnas Spanyol

Football5Star.com, Indonesia – Pablo Sarabia mengaku risih dan jengah terhadap tudingan orang yang menyebut seorang pemain bergabung dengan Paris Saint-Germain hanya karena uang. Dia menegaskan, hal itu tak berlaku pada dirinya. Bagi dia, PSG adalah jembatan ke timnas Spanyol.

Pablo Sarabia bergabung dengan Paris Saint-Germain pada awal musim 2019-20. Dia direkrut dari Sevilla dengan transfer senilai 18 juta euro. Banyak orang mengernyitkan dahi karena dia dipastikan hanya jadi back up di Les Parisiens. Tak sedikit yang menilai putusan itu semata karena uang.

Mengenai hal itu, Sarabia memberikan bantahan tegas. Putusan hijrah dari Sevilla ke PSG dibuat demi sesuatu yang lebih besar, yakni kesempatan membela timnas Spanyol.

Pablo Sarabia selalu coba mengambil peran penting saat diberi kepercayaan main oleh Thomas Tuchel
psgtalk.com

“Mereka yang mengenalku pasti tahu bahwa aku tak mengejar uang. Itu memang penting, tapi tak pernah jadi pertimbangan utama. Aku menerima tawaran PSG karena ingin berkembang,” ujar Pablo Sarabia seperti dikutip Football5Star.com dari So Foot.

Lebih lanjut, striker berumur 27 tahun itu mengungkapkan, “Dengan berada di sini, aku ingin membuka bab baru, memenangkan gelar, dan bergabung dengan timnas Spanyol. Itulah yang terjadi. Di Sevilla, aku membuat assist dan mencetak gol, tapi tak dipanggilke timnas. Di PSG, aku melakukan hal serupa dan dipanggil ke timnas.”

Mengenai statusnya yang hanya pemain pelapis di skuat asuhan Thomas Tuchel, Pablo Sarabia tak terlalu risau. Dia dapat memahami hal itu. “Mengingat persaingan di lini serang, aku cukup senang dengan hal yang kujalani musim ini. Aku sering memulai dari bangku cadangan, tapi selalu mencoba untuk berperan penting bagi tim,” urai Sarabia lagi.

Hal yang membuat Pablo Sarabia makin senang, Thomas Tuchel memang punya rencana jelas terhadap dirinya. “Ketika aku masuk, Tuchel ingin aku memanfaatkan kepintaranku membuka ruang. Dia mengatakan bahwa dia suka statistikku di Sevilla dan ingin akun membuat kerusakan di pertahanan lawan,” kata dia.