Panggilan Monyet Membuat Eks Bintang Liverpool Dapat Sanksi Berat

Football5star.com, Indonesia – Federasi sepak bola Inggris FA memberikan sanksi berat kepada mantan pemain Liverpool era 80-an Peter Beardsley. FA menghukum Beardsley larangan beraktifitas di sepak bola selama 7 bulan karena bertindak rasial.

Hukuman ini dijatuhkan FA karena Beardsley terbukti mengucapkan kata-kata rasial kepada pemain muda asal Afrika di tim U-23 Newcastle United. Tindakan rasial Beardsley dilakukannya saat masih melatih di tim Newcastle U-23.

“Komentarnya jelas rasis dan sepenuhnya tidak dapat diterima. Dia bersalah dan dilarang untuk beraktifitas di sepak bola hingga 29 April 2020 dan wajib menghadiri kursus pendidikan FA,” bunyi pertanyaan resmi FA seperti dikutip Football5star.com dari The Guardian, Jumat (20/9/2019).

liverpoolecho.co.uk

Mantan pemain Manchester City dan Liverpool itu sendiri membantah tuduhan ia mengucapkan kata-kata rasial kepada anak didiknya yang berasal dari Afrika. Namun fakta di lapangan menyebutkan bahwa Beardsley memanggil pemain yang berkulit hitam dengan sebutan monyet.

Tidak itu saja, FA juga menemukan fakta bahaw Peter Beardsley mengatakan kepada anak asuhnya yang berasal dari Afrika, bahwa mereka harus terbiasa dengan panggilan monyet.

Sejumlah sanksi yang dihadirkan FA untuk kasus ini memang meragukan bahwa pesepak bola bergelar bangsawan Inggris itu memiliki sifat rasial.

“Saya tidak berpikir Peter memiliki sifat rasial. Sayangnya panggilan itu berakhir dengan buruk karena yang dipanggil ialah pemain berkulit hitam,”

Pengacara Beardsley sendiri membantah semua tuduhan tersebut. Menurut kuasa hukumnya, apa yang dilakukan Beardsley tidak diniatkan untuk bertindak rasial.

“Kami berharap bahwa hukuman tersebut dicabut dan bisa mengembalikannya ke dunia sepak bola yang sudah menjadi bagian dari hidupnya,”

LiverpoolNewcastle UnitedPeter Beardsley