Paolo Maldini Sulit Lupakan Tragedi Istanbul 2005

Football5star.com, Indonesia – Legenda AC Milan, Paolo Maldini, mengaku sulit melupakan kekalaha timnya dari Liverpool di final Liga Champions 2005.

Dalam laga yang digelar di Kota Istanbul Turki, Milan sempat unggul 3-0 di babak pertama. Rossoneri pun berada di atas angin.

Namun, keajaiban tiba-tiba menghampiri Liverpool. The Reds berhasil menyamakan kedudukan jadi 3-3 hanya dalam waktu enam.

Pada akhirnya pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti dan Milan kalah di babak tos-tosan.

zimbio.com

“Dalam karier saya, saya telah kalah dalam tiga final Liga Champions yang sangat menyakitkan, tetapi yang di Istanbul adalah yang terburuk dari semua, karena saya pikir itu adalah yang terakhir. Untungnya, takdir memberi saya kesempatan lain untuk bermain final dua tahun kemudian,” kata Paolo Maldini di Soccerway.

“Kata Liverpool masih membuat saya berpikir tentang final pertama. Kami unggul 3-0, saya mencetak gol setelah 40 detik pertama, kami mendominasi selama 110 dari 120 menit, tetapi masih belum bisa menang. Ini mengingatkan saya pada betapa anehnya sepak bola.”

“Butuh satu tahun bagi saya untuk menonton final itu lagi dan saat itulah saya menyadari betapa bagusnya kami bermain. Kami mendominasi Liverpool untuk dalam 90 persen pertandingan,” Paolo Maldini menambahkan.

Milan dan Liverpool bertemu lagi final Liuga Champions 2007. Dalam laga itu, Rossoneri akhirnya balas dendam dan menang dengan skor 2-1.

Comments are closed.