Paparan PT LIB Soal Liga 1 2021 Direspons Positif oleh Polri

Football5Star.com, Indonesia – Paparan presentasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait Liga 1 2021 mendapatkan respons positif dari Polri. Mereka mengklaim kalau urusan protokol kesehatan hanya tinggal hal teknis kecil saja.

Demi Liga 1, PSSI dan LIB memang sudah memberikan paparan rencana, mulai dari antisipasi kedatangan suporter, hingga protokol kesehatan. Liga 1 sendiri direncanakan akan mulai dihelat 1 Juni 2021 hingga 11 Maret 2022.

Soal protokol kesehatan yang jadi sorotan, PT LIB pun sudah memberikan gambaran lengkap saat Liga 1 2021 dilaksanakan. Salah satunya soal kewajiban tes swab kepada pemain, ofisial, dan perangkat wasit pada pagi hari sebelum pertandingan. Lalu tes suhu serta saturasi oksigen saat semua tim masuk ke dalam stadion.

Paparan PT LIB Soal Liga 1 2021 Direspons Positif oleh Polri PT LIB Kaget Polri Beri Lampu Hijau buat Liga 1 2021 Hasil Rapat Klub: Musim 2020 Dibatalkan, Liga 1 2021 Tanpa Degradasi persipura jayapura PT LIB pun Bingung Soal Kejelasan Status Liga 1 Pemain Asing Banyak yang Pergi dari Indonesia, PT LIB Kalem akhmad hadian lukita direktur utama pt. liga indonesia baru (LIB) - liga-indonesia.id

“Tinggal masalah teknis-teknis kecil saja yang kurang dan perlu ditambahkan kembali. Kemarin pun Pak Menpora sudah mengapresiasi apa yang sudah kita buat selama ini dan responsnya pun positif dari Polri,” ungkap Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita saat dihubungi awak media.

Akhmad Hadian juga membeberkan kalau detail protokol kesehatan Liga 1 sedikit lagi lengkap. Karena memang hanya tinggal hal kecil, seperti tempat membuang limbah masker bekas usai digunakan pemain Liga 1.

“Detail yang perlu diperhatikan itu seperti standar desinfektan harus disebut jelas spesifikasinya. Lalu cara memakai hand sanitizer harus berapa detik, tempat membuang limbah masker, hal-hal seperti itu yang perlu ditambahkan,” pungkas Akhmad Hadian Lukita.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More