Pape Diouf Tiada, Franck Ribery dan Samir Nasri Berduka

Football5Star.com, Indonesia – Sejumlah eks bintang Olympique Marseille menyampaikan duka mendalam setelah mendengar Pape Diouf meninggal dunia, Rabu (1/4/2020) dini hari WIB. Franck Ribery, Samir Nasri, dan Basile Boli mengaku terpukul oleh kabar duka tersebut.

“Sungguh berduka mengetahui kepergian Pape Diouf. Duka dan doa kami untuk keluarganya,” kata Franck Ribery seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitter-nya.

Hal serupa diungkapkan Samir Nasri. “Engkau adalah presiden saya dan sungguh dengan berat hati saya harus mengucapkan selamat tinggal. Terlalu cepat engkau pergi. Saya tak akan melupakan engkau. Semoga Allah merahmatimu, Pape Diouf,” ujar dia.

onzemondial.com

Pahlawan Olympique Marseille di final Liga Champions 1992-93, Basile Boli, tak ketinggalan mengungkapkan kenangannya dengan Pape Diouf. “Pape telah menjadi malaikat penjaga sepanjang karier saya. Dia seorang sahabat yang sangat baik. Suaranya yang unik akan selalu terkenang,” kata dia.

Sosok Diouf punya arti tersendiri bagi Franck Ribery, Samir Nasri, dan Basile Boli. Pada masa kepemimpinan pria berdarah Senegal itulah Ribery kembali ke Marseille setelah mengembara di Turki bersama Galatasaray. Pada 2007, sang pemain dilepas ke Bayern Munich yang menjadi tempatnya menuai kegemilangan.

Sementara itu, bagi Samir Nasri dan Basile Boli, Diouf pernah menjadi agen mereka. Dialah yang mengurusi pelbagai hal keduanya dalam karier sebagai pesepak bola. Nasri bahkan sudah berada di bawah naungannya sejak berumur 13 tahun.

Pape Diouf meninggal dunia setelah sekitar sepekan berjuang melawan Virus Corona. Kondisinya semakin memburuk pada akhir pekan lalu. Menurut rencana, dia akan diterbangkan dari Dakar, Senegal, ke Prancis guna mendapatkan perawatan lebih baik. Namun, Tuhan berkehendak lain. Eks Presiden Olympique Marseille itu meninggal dunia pada umur 68 tahun.

Basile BoliFranck RiberyLiga PrancisLigue 1Olympique MarseillePape DioufSamir NasriVirus Corona