Para Pemain Muda Buat Bayer Leverkusen Dulang 1,32 Juta Euro

Football5Star.com, Indonesia – Bayer Leverkusen memang gagal meraih trofi pada musim 2018-19. Namun, klub asuhan Peter Bosz itu tetap mampu membuat prestasi apik terkait keberadaan para pemain muda di skuatnya.

Berdasarkan data yang dirilis Deutscher Fussball Liga (DFL), Bayer Leverkusen adalah tim dengan jumlah menit main terbanyak bagi para pemain muda lokal yang tergolong U-23. Total, para pemain muda itu tampil dalam 9.697 menit. Itu adalah yang tertinggi di antara klub-klub lain di Jerman.

Jonathan Tah jadi pemain dengan menit main terbanyak bagi Bayer Leverkusen pada Bundesliga 1 musim 2018-19.
schalke04.de

Berkat prestasi itu, Die Werkself diganjar hadiah 1,32 juta euro. Di belakang mereka ada Holstein Kiel dan Magdeburg. Kiel mendapatkan 1,28 juta euro berkat 9.354 menit yang diberikan kepada para pemain muda lokalnya. Adapun Magdeburg yang memberikan kesempatan bermain selama 8.273 menit kepada para pemain U-23 menuai 1,13 juta euro.

DFL mendefiniskan pemain muda lokal sebagai pemain U-23 yang setidaknya tiga tahun tercatat di klub-klub yang ada di bawah naungan Deutscher Fussball Bund (DFB) saat berumur 15 hingga 21 tahun. Untuk musim lalu, setidaknya ada tiga pemain tipe ini yang jadi andalan Bayer Leverkusen. Mereka adalah Kai Havertz, Julian Brandt, dan Jonathan Tah.

Sepanjang Bundesliga 1 musim 2018-19, Tah adalah pemain dengan menit main terbanyak di Bayer Leverkusen. Total, dia tampil selama 2.939 menit. Di belakangnya ada Havertz yang turun dalam 2.899 menit pertandingan. Adapun Brandt mendapatkan kesempatan main selama 2.675 menit.

Secara total, DFL menggelontorkan uang 22 juta euro kepada klub-klub seperti Bayerl Leverkusen yang menurunkan para pemain berkategori pemain lokal sepanjang musim 2018-19. Itu 2 juta euro lebih banyak dari yang dikucurkan pada musim sebelumnya.

Comments
Loading...