Paul Pogba: Kaum Rasialis Hanya Membuatku Makin Menggila

Football5Star.com, Indonesia – Paul Pogba, gelandang Manchester United, tak terlalu ambil pusing soal hujatan dan cibiran kaum rasialis kepada dirinya. Menurut dia, berbagai pelecahan rasial yang dilakukan beberapa orang belakangan ini justru kian menyulut motivasinya.

Paul Pogba mendapatkan umpatan-umpatan bernada rasial setelah gagal mencetak gol dari titik penalti ketika Manchester United ditahan Wolverhampton Wanderers. Hal tersebut membuat banyak pihak angkat suara. Phil Neville, mantan pemain Red Devils, malah menyuarakan boikot media sosial.

Menyikapi ulah kaum rasialis itu, Paul Pogba akhirnya buka suara. Dia menyuarakan pendapatnya melalui unggahan di aku Twitter-nya. Intinya, dia menegaskan bahwa berbagai pelecehan rasial tak akan membuat dia terpuruk.

“Para leluhur dan orang tuaku menderita agar generasiku pada hari ini bebas, dapar bekerja, dapat naik bus, dapat bermain sepak bola. Hinaan-hihaan rasial adalah ketidakpedulian dan hanya akan membuatku lebih kuat dan memotivasiku untuk berjuang demi generasi yang akan datang,” urai Paul Pogba seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitter-nya.

Belakangan ini, pelecehan rasial kepada para pemain keturunan Afrika begitu marak di Premier League. Seperti bintang timnas Prancis itu, Marcus Rashford juga mengalaminya setelah gagal menjaringkan bola dari eksekusi penalti saat melawan Crystal Palace. Sebelumnya, Tammy Abraham mengalami hal serupa setelah Chelsea dikalahkan Liverpool pada Piala Super Eropa.

Musim lalu, pemain yang paling lantang berbicara soal perlawanan terhadap kaum rasialis adalah Raheem Sterling. Berkat komitmen dan keberaniannya, dia pun sempat diberi penghargaan. Kini, Paul Pogba menunjukkan sikap serupa. Tujuannya tetap satu, yakni membungkam kaum rasialis dan mengikis diskriminasi dari muka bumi.