Pelatih Anyar Persija, Sergio Farias, Pernah Alami Keterpurukan

Football5star.com, Indonesia – Persija resmi merekrut pelatih asal Brasil Sergio Farias untuk mengarungi Liga 1 2020. Rekam jejak Farias terbilang mentereng sebelum bergabung ke tim Macan Kemayoran.

Presiden klub Persija, Ferry Paulus menyatakan perekrutan Farias merupakan keputusan yang tepat dari beberapa kandidat yang ada. Farias diikat dengan durasi kontrak satu musim dengan opsi perpanjangan.

fifa.com

Semasa kariernya sebagai pelatih, dia pernah menjuarai Liga Champions Asia 2009 bersama Pohang Steelers. Dia jua mengantarkan Pohang rebut peringkat ketiga di Piala Dunia Antar-klub 2009.

Namun sebelum resmi melatih Persija, Farias berstatus pengangguran. Ia tak diperpanjang kontraknya oleh klub asal Mesir, Tala’ea El Gaish. Seperti dikutip Football5star.com dari data transfermarkt, Senin (13/1/2020) Faris membesut El Gaish pada 21 September 2009.

Pada laga perdananya, Farias telan pil pahit. El Gaish alami kekalahan 0-1 dari El Mokawloon. Farias tercatat hanya tiga kali melatih El Gaish dan hanya mampu meraih 2 hasil imbang dan 1 kekalahan. Di tiga laganya itu, Farias juga tiga kali mengubah taktik.

Di debutnya ia terapkan skema 4-1-4-1, sedangkan di laga kedua Farias terapkan formasi 4-2-3-1. Sayang ia hanya meraih hasil imbang. Sedangkan di laga terakhirnya, ia menerapkan formasi 4-3-2-1.

Sebelum melatih El Gaish, Farias menjadi pelatih Al Hilal Omdurman. Ia hanya dua kali melatih di klub Liga Sudan itu. Di Al Hilal, ia meraih satu kali kalah dan satu kali menang. Saat itu Al Hilal tengah bertanding di babak pertama Liga Champions Afrika.

Lagi-lagi di debut pertamanya bersama Al Hilal di ajang Liga Champions Afrika, Farias menelan kekalahan 2-0 dari AS Togo Part. Di laga kedua, Faris sukses meraih kemenangan 3-1 atas Togo Part, namun sayang ia justru dipecat oleh manajamen Al Hilal.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More