Pelatih Brasil Sebut Sepak Bola Vietnam dan Thailand Harusnya Tiru Indonesia

Football5star.com Indonesia – Pelatih asal Brasil, Ailton dos Santos Silva, mengatakan bahwa sepak bola Vietnam dan Thailand harus meniru Indonesia. Saran itu dilatari makin banyaknya pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri, khususnya Eropa.

Ailton dos Santos Silva mengatakan hal itu dipicu berita mengenai kepindahan Bagus Kahfi ke klub kasta teratas Liga Belanda, FC Utrecht. Bagus memulai petualangan bersama tim U-18 Utrecht dengan kontrak 18 bulan dan opsi tambahan.

Bagus Kahfi Diresmikan FC Utrecht - Twitter @FCUtrecht

Langkah Bagus Kahfi untuk terbangk ke Eropa memang bukan yang pertama dilakukan para pemain Indonesia. Sebelum Bagus, Egy Maulana Vikri lebih dahulu menuju Polandia untuk membela Lechia Gdansk, disusul Witan Sulaiman ke Serbia memperkuat Radnik Surdulica.

Tak berhenti sampai di situ, kabarnya Brylian Aldama pun akan segera bergabung dengan klub Kroasia. Belum lagi beberapa pemain berpaspor Indonesia yang sudah lama bermain di Eropa semisal Elkan Baggott dan lain-lain.

Dikutip dari media Vietnam, TheThao24, langkah Indonesia mengirim para pemain mudanya menimba karier di Eropa dinila positif. Pasalnya, berkarier di kompetisi dengan level lebih tinggi diyakini akan memberi dampak baik.

Jepang dan Korea Selatan Sudah Menuai Hasil

Hal itu pula yang ditegaskan oleh pelatih asal Brasil, Ailton dos Santos Silva. Pria yang pernah membawa Chiangrai United menjuarai Thai League itu menyarankan sepak bola Vietnam dan Thailand agar bisa meniru langkah Indonesia.

Ailton dos Santos Silva Thailand 1 - Twitter @ThaiLeague
Twitter @ThaiLeague

“Pemain, yang ingin menjadi bagus dan bintang besar kelas dunia, harus keluar. Karena sepak bola Indonesi,a atau bahkan Thailand atau Vietnam, benar-benar belum berkembang. Harus pergi ke Eropa, pergi ke kompetisi yang lebih kuat untuk mendapat kesempatan berlatih dan merasakan atmosfer lingkungan level atas,” bilang Ailton dos Santos Silva, dikutip Football5star.com dari TheThao24.

Pria berusia 54 tahun itu mencontohkan beberapa negara besar Asia yang sudah lebih dahulu melakukan kebijakan seperti itu. Terutama negara-negara yang kini sudah menjelma jadi raksasa sepak bola Asia.

hidetoshi nakata-as roma-febre da roma
Febre da Roma

“Begitulah cara para pemain di Jepang, Korea Selatan, atau banyak negara lain dengan sepak bola yang belum berkembang melakukannya. Lihatlah mereka, setelah generasi yang belum sukses, sekarang mereka memiliki pemain kelas dunia,” urai Ailton dos Santos Silva.

Pelatih yang pernah menangani River Plate SE dan Sao Caetano itu menambahkan. “Mereka mengekspor begitu banyak pemain. Awalnya ada yang gagal, tapi pemain generasi lain akan lebih percaya diri. Saya pikir Vietnam dan Thailand, lihat arah yang dilakukan Indonesia dan harus dipelajari, sangat praktis untuk sepak bola. Saya yakin dengan apa yang dilakukan Indonesia akan segera menuai hasil”.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More