Pelatih Leverkusen: Kami Kesulitan Melawan Romelu Lukaku

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Bayer Leverkusen, Peter Bosz, mengakui kehebatan Inter Milan setelah timnya dikalahkan mereka 2-1, Selasa (11/8/20). Bosz mengatakan bahwa timnya kesulitan pada 20 menit pertama laga, dimana mereka kebobolan dua gol.

Leverkusen kebobolan dua gol lebih dahulu lewat gol Nicolo Barella dan Romelu Lukaku sebelum bisa diperkecil lewat pemain bintang mereka, Kai Havertz. Bosz merasa timnya kesulitan melawan Romelu Lukaku.

“Kami kalah melawan tim hebat. Kami tak bermain baik selama 20 menit pertama dan kami punya masalah melawan Lukaku, lalu kami berkembang dan kami pikir bahwa kami memutarbalikkan keadaan. Kami bisa lakukan lebih baik dan kami kecewa,” ucap pelatih Leverkusen itu seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

inter milan vs bayer leverkusen-brfootball
@brfootball

Peter Bosz melanjutkan, “kami membiarkan Marcelo Brozovic mendapatkan kebebasan di lini tengah dan harus membuat perubahan setelah 20 menit itu. Untuk Lukaku, dia terlalu kuat untuk situasi satu lawan satu. Kami memindahkan Diaby ke kiri, karena mereka menekan pemain sayap kami, dan Diego Godin tak suka keluar dari belakang, jadi kami punya lebih banyak ruang untuk berkembang.”

Kai Havertz berhasil mencetak gol pada laga ini. Banyak rumor yang mengatakan bahwa ini adalah laga terakhirnya bersama Leverkusen dan dia akan pindah ke Chelsea. Bosz menjawab pertanyaan itu dengan candaan.

“Ya, saya secara eksklusif mengumumkan bahwa dia akan bermain di Heracles Almelo!” canda Bosz.

Leverkusen harus kembali bermain di Liga Europa musim depan karena mereka hanya bisa finis di posisi kelima Bundesliga.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More