Pelatih Liga 1 2020 Harus AFC Pro? Ini Jawaban PT LIB

Football5Star.com – Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB), Cucu Somantri, buka suara soal kabar pelatih di Liga 1 2020 harus memiliki lisensi AFC Pro. Dia menyebut kalau untuk musim 2020 masih diberikan toleransi.

Belakangan PSSI sebenarnya menetapkan pada kompetisi Liga 1 pada 2020 ini minimal pelatihnya harus berlisensi AFC Pro. Sedang untuk asisten pelatih minimal A AFC, pelatih kiper level 2, dan pelatih fisik level 2.

Hal itu merupakan program dari kepemimpinan baru PSSI di bawah Mochamad Iriawan. Tapi, faktanya beberapa tim di Liga 1 2020 masih belum memiliki pelatih yang memiliki standar lisensi tersebut.

Pelatih Liga 1 2020 Harus AFC Pro? Ini Jawaban PT LIB
Panditfootball

Fakta itu membuat LIB dan PSSI menunda untuk menerapkan standar regulasi untuk pelatih. Cucu Somantri, saat ditemui Football5Star.com, menyebut kalau untuk saat ini memang ketersediaan pelatih berlisensi tersebut sedang dikebut.

“Sebenarnya sudah, tapi karena ada kekurangan di level itu masih boleh buat pelatih yang berlisensi A AFC minimal,” ungkap Cucu kepada Football5Star.com.

Akan tetapi memang, Cucu menyebut kalau tahun ini jadi yang terakhir diberikan toleransi. Untuk musim depan, dia berharap semua pelatih yang menangani klub Liga 1 punya standar lisensi AFC Pro atau setaranya.

“Yah jumlah pelatih AFC Pro masih terbatas, kalau enggak salah yang didata FIFA baru 10, mudah-mudahan tahun ini bisa dipenuhi semua,” pungkas dia.

Beberapa pelatih di Liga 1 2020 memang masih memiliki lisensi A AFC atau setara. Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, jua belum memiliki AFC Pro makanya tak bisa mendampingi tim pada level Asia.