Pelatih Timnas Malaysia Ogah Ikuti Jejak Simon McMenemy

Football5star.com – Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, tak mau mengikut jejak Simon McMenemy yang memanggil pemain muda ke dalam skuadnya. Dia menyebut kalau pemain muda harus fokus mengembangkan karier dahulu sebelum bisa bermain di timnas senior.

Saat ini, Malaysia memang memiliki harapan baru dengan munculnya striker muda bernama Luqman Hakim. Pemain berusia 17 tahun itu belakangan mencuri perhatian lewat aksinya di Piala AFF U-18 2019.

Namun demikian Tan Cheng Hoe tak mau membawa Luqman secara prematur ke timnas senior. Hal ini berbeda dengan Simon yang mengundang Bagus Kahfi untuk menyerap ilmu dari pemain senior.

FAM

Luqman sukses mencetak empat gol, dua di antaranya dilesakkan ke gawang Australia, satu ke gawang Singapura, satu ke gawang Timnas U-18 Indonesia.

“Luqman harus terus bekerja keras dan tidak merasa telah menggapai sesuatu. Kami akan melihat bagaimana kinerjanya, tapi saya lebih suka melihatnya main di Timnas U-23,” ungkap Tan Cheng Hoe dikutip NST.

Selain impresif bersama Timnas U-18, Luqman jua sempat mencuri perhatian tahun lalu kala perkuat Timnas U-16. Dia berhasil memenangkan sepatu emas setelah mengemas lima gol di Piala AFF U-15 2018.

“Ya dia memiliki teknik yang sangat bagus. Finishing-nya juga tajam dan dia sangat tenang di depan gawang. Saat ini dia perlu belajar di tim U-23, kalau ada kesempatan, saya akan memanggilnya ke senior,” papar dia.

Luqman memang disebut-sebut sebagai The Next Safee Sali. Cheng Hoe percaya Luqman memiliki semua atribut yang tepat untuk mencapai level tinggi.

“Tapi dia perlu meningkatkan kerja sama tim. Saya lihat saat di final melawan Australia, dia sendirian tak bisa berbuat banyak,” tutup dia.