Pellegrini Sadar Ada Pola Pikir yang Salah di Man. City

Manchester City baru saja melewati adangan Aston Villa di Babak Keempat Piala FA, Sabtu (30/1). Namun, manajer Manuel Pellegrini belum mau bersantai-santai. Secara khusus, dia menyoroti ambisi meraih empat trofi alias Quadruple sebagai pola pikir yang salah di dalam tim asuhannya.

Usai mengalahkan The Villans, Man. City berarti masih bertahan di Piala FA. Ini menjadikan mereka tetap berpeluang meraih juara di empat kompetisi yang berbeda. Selain Piala FA, The Citizens bersaing di papan atas Premier League serta melaju ke Babak 16-Besar Liga Champions. Bahkan, Man. City sudah memastikan diri berlaga di final Piala Liga Inggris melawan Liverpool.

Fakta ini membuat suara-suara tentang kemungkinan timnya merebut Quadruple terus terdengar. Namun, ternyata Pellegrini malah tidak menyukainya sama sekali. Dia bahkan menilai pemikiran meraih empat titel sekaligus sebagai hal yang keliru.

“Saya kira ini bukanlah pola pikir yang benar, berpikir bahwa kami bisa memenangi semuanya. Kami harus berusaha dan menunjukkan dengan penampilan bahwa kami mampu bermain baik di semua kompetisi,” ujar Pellegrini.

Secara khusus, Pellegrini cepat meminta anak didiknya untuk segera mengganti fokus dari Piala FA ke Premier League. Maklum saja, The Citizens akan ganti bertanding melawan Sunderland pada Rabu (3/2).

“Kami meraih hasil bagus di dua kompetisi piala, tapi itu sudah berakhir. Kami harus memfokuskan pikiran ke dalam berbagai pertandingan penting di Premier League,’” ujar Pellegrini.

Man. City memang perlu serius di Premier League. Bercokol di peringkat kedua klasemen sementara Premier League, mereka jelas berpeluang besar untuk juara.