Pemain Bayern Kecewa Tak Bisa Juara Liga Champions Bareng Guardiola

Pep Guardiola gagal memberikan trofi Liga Champions di musim terakhirnya bareng Bayern Munich. Hal ini sudah memicu kekecewaan para pemain yang tak bisa menghadiah kado spesial untuk perpisahan sang pelatih.

Guardiola untuk tiga musim beruntun bersama Bayern kembali terhenti di semifinal Liga Champions dan lagi-lagi kalah dari tim Spanyol. Setelah Real Madrid dan Barcelona, kemarin giliran Atletico Madrid.

Atletico memang kalah 1-2 dari Bayern di leg kedua semifinal yang dihelat di Allianz Arena, Rabu (4/5/2016) dinihari WIB. Namun, Los Colchoneros berhasil lolos karena unggul agregat gol tandang 2-2 usai menang 1-0 di leg pertama.

Wajar kekecewaan melanda para pemain Bayern yang sangat berhasrat melaju ke final. Apalagi laga final nanti bakal jadi perpisahan dengan Guardiola yang musim depan menjadi manajer Manchester City.

Belum lagi ekspektasi tinggi Guardiola ketika ditunjuk sebagai pelatih Bayern menggantikan Jupp Heynckes, yang meraih treble winners pada musim 2013 lalu.

“Sayang sekali kami tidak menghadiahi diri kami dan pelatih (trofi Liga Champions) untuk tiga musim terakhir,” ujar kapten Bayern Philipp Lahm yang dikutip Soccerway.

“Atletico menghukum kami lewat serangan balik. Kami sudah mencoba segalanya, sayangnya itu tidak cukup,” sambungnya.

“Rasanya pahit tersingkir setelah laga yang seperti itu. Tapi kami masih bisa menuntaskan musim dengan merayakan sesuatu,” tutupnya.

Guardiola masih berpeluang merebut dua trofi tersisa musim ini yakni Bundesliga dan DFB-Pokal.

Comments
Loading...