Pemain Berdarah Indonesia, Pascal Struijk, Bakal Bikin Belanda Menyesal

Football5star.com, Indonesia – Mantan bek Chelsea dan timnas Belanda, Khalid Boulahrouz, mengatakan bahwa pemain berdarah Indonesia, Pascal Struijk, memiliki potensi untuk menjadi bek terbaik di masa depan. Boulahrouz pun yakin perkembangan Struijk sebagai pemain belakang bakal bikin menyesal timnas Belanda.

Sejak menjalani debut bersama Leeds United pada Desember 2019, Pascal Struijk tak pernah sekalipun dipanggil oleh dua pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman dan Frank de Boer. Struijk memiliki kans membela Orange karena ia memiliki paspor Belanda meski lahir di Belgia.

Tolak Perkuat Timnas Indonesia, Pascal Struijk Digoda Belgia Pemain Keturunan Indonesia, Pascal Struijk Jadi Eksperimen Marcelo Bielsa

Struijk bahkan tak pernah sekalipun dipanggil untuk membela tim junior Belanda. Kabar terbaru menyebutkan bahwa saat ini ia tengah mengurus paspor Belgia guna bisa dipanggil Robert Martinez ke timnas Belgia.

Rumor yang berkembang di media Belgia, Robert Martinez akan memanggil Struijk pada jeda internasional, Maret 2021.

“Saya pikir saat ini dia berada di tangan pelatih hebat (Marcelo Bielsa). Dia secara fisik lebih kuat di sana, banyak mendapat kesempatan bermain. Seluruh tim Leeds sangat berkembang dan kuat. Di Belgia, ia bisa dibutuhkan sebagai seorang bek kanan,” kata Boulahrouz seperti dikutip Voetbalzone, Selasa (9/2/2021).

“Jika Anda melihat Wesley Hoedt misalnya juga merupakan bek tengah kiri, saya kira dia sedikit melewatkannya. Struijk bermain di Liga Inggris hampir setiap minggu,” tambah Boulahrouz.

Tak hanya Boulahrouz yang yakin Struijk bakal menjadi pemain belakang terbaik di masa depan. Legenda Belanda, Ruud Gullit juga memiliki pendapat yang sama.

“Itu sangat istimewa (penampilan Struijk di Liga Inggris). Para mantan pemain akademi Ajax saat ini memiliki tempat terbaik di banyak klub. Ada Mitchel Bakker di PSG, Sven Botman, dan sekarang bocah itu lagi,” kata Gullit.

Pada 2016 hingga 2018, pemain berdarah Indonesia itu sempat membela tim akademi Ajax. Sebelumnya ia juga menimba ilmu di tim akademi ADO Den Haag. Darah Indonesia dimiliki Struijk dari sang ibu.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More