Pemain Bolivia dan Iran jadi Korban Pertama yang Tewas Akibat COVID-19

Football5star.com, Indonesia – Kabar duka datang dari sepak bola Bolivia. Pemain Bolivia, Deibert Frans Roman Guzman dikabarkan pemain pertama yang meninggal dunia akibat virus COVID-19.

Dilaporkan Daily Star, Sabtu (30/5/2020) Roman Guzman yang bermain untuk klub divisi dua Liga Bolivia meninggal dunia di usia 25 tahun. Sebelumnya, ayah dan paman dari Roman Guzman juga meninggal dunia akibat corona.

Belizario Roman, ayah dari Frans yang juga mantan presiden klub Deportivo Perejique meninggal dunia pada awal bulan lalu. Tak berselang lama, sang paman yang menjadi manajer klub, Luis Carmelo Roman juga menghembuskan nafas terakhirnya.

Pemain Bolivia dan Iran jadi Korban Pertama yang Tewas Akibat COVID-19
tehrantimes

Kematian dari Frans Roman membuat federasi sepak bola Bolivia sangat menyesalkan penanganan pandemi corona di negara tersebut. Selain pemerintah yang disebutkan lalai, warga Bolivia juga tidak displin mengikuti protokol kesehatan.

“Sebagai asosiasi kami kecewa dengan apa yang terjadi di negara ini. Kami meminta semua orang untuk mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah,” tulis federasi sepak bola Bolivia.

Sementara itu, jika merujuk pada fakta yang ada. Frans Roman bisa dikatakan bukan pesepak bola pertama yang meninggal akibat corona. Pada 6 Mei 2020, laporan dari media Iran, tehrantimes menyebutkan bahwa pemain bernama Mohsen Bavi jadi pemain pertama yang tewas akibat corona di negara tersebut.

“Mohsen Bovi, pemain dari tim sepak bola, Shariati Kut-e meninggal karena virus corona pada Selasa (5/5) waktu setempat,” tulis media tersebut.

“Dia memiliki rekam jejak pernah membela klub Esteghal Ahvaz dan Bavi adalah pemain Iran pertama yang meninggal karena COVID-19,”