Pemain Bulgaria: Pelecehan Rasial Ini Hanya Setting-an

Football5star.com, Indonesia – Salah seorang pemain timnas Bulgaria yang tidak ingin disebutkan namanya, mengeluarkan pernyataan kontroversial. Menurutnya, pelecehan terhadap pemain timnas Inggris yang dilakukan sekelompok orang sudah direncanakan.

Seperti yang diberitakan oleh SkySports, para pelaku seperti sudah terencana dengan baik. Terlihat dari seragam serta rombongan mereka yang selalu terlihat kompak hampir sepanjang pertandingan.

Sebelumnya, pertandingan antara Bulgaria vs Inggris di babak Kualifikasi Euro 2020 diwarnai insiden pelecehan rasial. Wasit sampai harus menghentikan pertandingan beberapa kali. Meskipun akhirnya kembali dilanjutkan dan berakhir dengan kemenangan 6-0 untuk Inggris.

Wasit Ivan Bebek dua kali menghentikan laga Bulgaria vs Inggris pada Kualifikasi Piala Eropa 2020 karena nyanyian rasial di stadion.
standard.co.uk

Tidak ada pernyataan resmi yang disampaikan. Hanya saja, pemain tersebut menyampaikan permintaan maaf dan merasa malu atas tindakan sejumlah penonton tersebut. Sekitar 50 orang berpakaian serba hitam diusir keluar dari stadion pada pertengahan babak kedua.

Menurut laporan, mereka berafiliasi dengan kelompok pro-Nazi. Beberapa kali selama pertandingan, mereka terlihat melakukan penghormatan ala Nazi. Setelah mereka diusir, beberapa hinaan seperti suara monyet tetap terdengar di sejumlah sudut stadion.

Pergolakan pun langsung terjadi tak lama setelah berita ini menyebar. Menpora inggris, Nigel Adams, meminta UEFA melakukan tindakan tegas. Presiden Bulgarian Football Union, Borislav Mikhailov, mengundurkan diri dari jabatannya. Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan semua proses dilakukan sesuai statuta yang berlaku.

Comments
Loading...