Pemain Keturunan Indonesia-Jerman Kaget Timnas U-19 Mainnya Cepat

Football5Star.com, Indonesia – Pemain keturunan Indonesia-Jerman, Luah Mahesa, mengaku kaget dengan cara main cepat Timnas U-19 di bawah arahan Shin Tae-yong. Dia mengaku sempat kesulitan beradaptasi meski akhirnya bisa mengikuti ritme permainan tim.

Luah Mahesa baru saja diberi debut oleh Shin Tae-yong saat Timnas U-19 Indonesia menang empat gol tanpa balas atas Hajduk Split dengan menggantikan Jack Brown pada paruh kedua. Sedang kakaknya, Kelana Noah Mahesa, jua debut tapi dimainkan sebagai starter.

Pemain yang memperkuat klub Jerman, Bonner SC itu mengaku agak kaget dengan gaya main cepat yang diperagakan pasukan Shin Tae-yong. Padahal di klubnya permainannya tak secepa ini.

Luah Mahesa: Gaya Main Timnas U-19 Beda Sekakali dengan Jerman

“Di klub saya tempo permainan tak terlalu cepat, tak terlalu banyak umpan lambung. Sedang di Timnas U-19, tempo permainan sangat cepat, banyak umpan lambung ke pemain sayap. Winger melakukan gerakan cut inside,” ungkap Luah Mahesa dalam YouTube resmi PSSI.

“Saya senang dengan performa yang saya tampilkan meski masih banyak yang harus saya perbaiki. Saya pikir lumayan lah permainan saya. Semoga bisa lebih baik lagi,” sambung Luah Mahesa.

Kelana dan Luah Mahessa sama-sama memiliki paspor Indonesia. Darah Indonesianya lahir dari sang ayah, Rully Mahessa yang berasal dari Sukabumi. Sedang ibundanya berasal dari Jerman.

Keduanya sama-sama bermain untuk klub Jerman, Bonner SC. Sang kakak, Kelana jua pernah menimba ilmu di salah satu klub Jerman, FC Koeln pada 2017 lalu, Dia bergabung dengan Bonner SC Juli lalu.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More