Pemain Keturunan Sultan Indonesia Ini Berusaha Tegar Main di Liga Inggris

Football5star.com, Indonesia – Klub Divisi Championship, Sheffield Wednesday saat ini tengah berada di kondisi tak mengenakkan. Tim besutan Garry Monk tersebut per 1 Agustus lalu mendapat pengurangan 12 poin dari otoritas Liga Inggris.

Otoritas liga menuduh Sheffield melakukan pelanggaran pada November 2019 setelah klub menjual Stadion Hillsborough kepada pemilik klub asal Thailand, Dejphon Chansiri.

“Sheffield Wednesday akan mendapat pengurangan 12 poin karena melanggar aturan profitabilitas dan keberlanjutan liga untuk periode laporan tiga musim yang berakhir dengan musim 2017-2018,” kata EFL pada 1 Agustus lalu.

View this post on Instagram

1️⃣ game at a time! ⚪️🔵⚪️🔵 🦉

A post shared by Massimo Luongo (@massluongo) on

Memulai musim dengan pengurangan 12 poin tentu saja bukan hal mudah bagi pemain Sheffield, termasuk bagi pemain keturunan sultan Indonesia, Massimo Luongo yang sudah sejak Agustus 2019 bermain untuk Owls.

Luongo yang memiliki garis keturunan Sultan Bima dan Dompu dari sang ibu mengaku bahwa saat ini kondisi Owls masih cukup positif. Menurut Luongo kedatangan bek Wigan, Chey Dunkley membuat lini belakang mereka bertambah kuat.

“Anda dapat mengatakan bahwa dia adalah pemain dengan karakter pemimpin,” ucap Luongo seperti dikutip Football5star.com dari Yorkshire, Sabtu (19/9/2020).

“Saya pikir pengalamamnya cukup berharag bagi kami. Sangat penting bahwa kami memiliki pemain yang lebih senior dan bisa berbicara dengan yang lebih muda agar bisa menjadi contoh,” tambahnya.

“Saya sering berpikir dalam sepak bola dan karier Anda akan selalu ada tantangan. Kami harus bersikpa positif dan berani dengan tantangan tersebut,”

Massimo Luongo memulai kariernya di klub Australia APIA Leichhardt Tigers, pada 2004 hingga 2010. Pada 2011, ia bermain di tim akademi Tottenham Hotspur. Selama bergabung dengan tim U-18 Tottenham, Massimo Luongo bermain sebanyak sembilan kali dan mencetak tiga gol di kompetisi Premier Academy League 2010-2011.

Luongo pernah satu kali bermain di tim inti menggantikan Sandro pada Piala Liga melawan Stoke City pada 20 September 2011. Sebelum membela Sheffield, Luongo bermain di QPR sejak 2015 hingga 2019.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More