Pemain Manchester City Dianggap Restui Aksi Kekerasan Antarsuporter

Football5star.com, IndonesiaManchester City tengah dihadapakan pada situasi tak mengenakkan setelah meraih gelar juara Liga Inggris 2018-19. Pemain The Cityzens dianggap merestui aksi kekerasan terhadap suporter.

Hal ini dikarenakan tim besutan Pep Guardiola dianggap nyanyikan chant yang menghina Sean Cox, suporter Liverpool yang diserang ultras Roma pada April 2018 lalu.

Dalam video yang tersebar di sosial media, sejumlah pemain The Cityzens mengubah lirik chant ‘Alez Alez Alez’ milik Liverpool dengan ‘Battered in the streets’ alias babak belur di jalanan. Lirik ini dianggap berkonotasi terhadap kasus penyerangan kepada Sean Cox.

Pihak klub buru-buru memberi klarifikasi soal tuduhan ini. Manchester City membantah pemain mereka menyanyikan chant terkait kasus Sean Cox, saat kepulangan dari Brighton, akhir pekan lalu.

Tidak hanya dituduh nyanyikan chant soal Sean Cox, pemain Liverpool juga dianggap nyanyikan chant yang menyindir tragedi Hillsborough.

Chant yang dinyanyikan pemain tak ada hubungannya dengan tragedi Hillsborough ataupun Sean Cox.” tulis pernyataan resmi The Cityzens, Kamis (16/5/2019). “Chant yang dinyanyikan pemain mengacu pada kekalahan Liverpool di final Liga Champions musim lalu.”

Keluarga Sean Cox Tetap Kecam The Cityzens

Meski pihak Manchester City sudah membantah tuduhan tersebut. Keluarga Sean Cox tak mempercayainya. Menurut mereka apa yang dilakukan pemain the Cityzens sangat menjijikkan.

“Jujur saya jijik dengan chant yang mereka nyanyikan. Ini masalah yang dekat dengan kami. Mereka seperti melegalkan aksi kekerasan tersebut,” kata Martin Cox, saudara dari Sean Cox seperti dikutip football5star.com dari RTE.

“Saya pikir mereka telah menodai apa yang telah mereka raih saat ini. Mereka adalah pesepak bola profesional dan seharusnya tidak mencontohkan perilaku seperti itu,” tambah Martin.

Sean Cox, suporter Liverpool, mendapat perawatan intensif setelah diserang ultras Roma tahun lalu. Sean dikabarkan mengalami cedera otak akibat tindakan tersebut. Tak heran bila nyanyian para pemain Manchester City yang menyinggungnya menuai kecaman keras.

Liga InggrisLiverpoolManchester City