Pemain Timnas U-19 Sudah Biasa dengan Cuaca Dingin Kroasia

Football5Star.com, Indonesia – Para pemain Timnas U-19 Indonesia diakui sudah terbiasa dengan cuaca dingin yang ada di Kroasia. Apalagi beberapa peamin mereka jua berkarier dan sempat merasakan atmosfer pertandingan di Eropa.

Skuat Garuda Muda memang sudah sejak akhir Agustus lalu melakoni pemusatan latihan (TC) di Kroasia. TC ini dimaksudkan demi persiapan menyongsong Piala Asia U-19 dan puncaknya, Piala Dunia U-20 2021.

Tentu, berlatih di suhu yang lebih dingin dibanding Indonesia bisa jadi penghalang buat Timnas U-19. Tapi malah hal itu dibantah. Para pemain Timnas U-19 justru diakui sangat menikmati berlatih di negeri yang berjuluk Vatreni itu.

“Para pemain si sebenarnya sudah terbiasa dengan suhu di Kroasia. Selain Witan Sulaiman yang main di Eropa, kan ada beberapa nama lain yang pernah ikut Garuda Select yang bisa adaptasi dengan cuaca,” ungkap Media Officer PSSI, Bandung Saputra, saat berbincang di YouTube Football5Star.

Witan Sulaiman memang saat ini statusnya bermain untuk klub Serbia, FK Radnik Surdulica. Lalu beberapa nama pemain Timnas U-19 lain, seperti Bagas Kaffa, Braif Fatari, David Maulana, hingga Andre Oktaviansah merupakan jebolan Garuda Select. Mereka bahkan sempat mampir di dua negara Eropa untuk uji tanding, yakni Inggris dan Italia.

“Bahkan Inggris dan Italia suhunya bisa lebih dingin. Udaranya di Kroasia dingin tapi tak sekrestrim Desember, Januari suhunya turun lalu anginnya kencang,” papar dia.

Bandung membeberkan kalau suhu di tempat baru pemain Timnas U-19, yakni Split lebih hangat ketimbang Svati Martin. “Sebelumnya di Svati Martin suhunya kalau pagi 5 derajat, siang 10-15 derajat. Kalau di Split lebih hangat, suhunya 17-22 derajat, kalau hujan 16 derajat,” tutup Bandung.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More