“Pembunuh” Lazio Pun Bikin Indra Sjafri Gentar

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Red Bull Salzburg berhasil lolos ke semifinal Liga Europa. Ada sosok familiar bagi pencinta sepak bola Indonesia di balik keberhasilan klub Austria tersebut.

Dia adalah Hwang Hee-chan, mantan pemain tim nasional U-19 Korea Selatan yang pernah berhadapan dengan Evan Dimas dkk. Hwang Hee-chan sukses meloloskan Salzburg ke semifinal Liga Europa setelah menang 4-1 atas Lazio pada laga kedua perempat final di Stadion Red Bull Arena, Kamis (12/4/2018).

Lazio pun kandas sekalipun memiliki keunggulan 4-2 pada pertemuan pertama. Hwang Hee-chan dkk lolos ke semifinal dengan keunggulan agregat 6-5.

Nama Hwang Hee-chan pernah menjadi pembicaraan di Indonesia pada Oktober 2013. Tepatnya, saat timnas U-19 Korea Selatan menjadi salah satu peserta Grup G kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno bersama Filipina, Laos, dan Indonesia.

Pada babak kualifikasi Piala Asia U-19 2013, Hwang Hee-chan merupakan salah satu pemain tim muda Korea Selatan yang menyita perhatian. Dia mencetak empat gol dari 11 total gol Korsel pada babak kualifikasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Pemain kelahiran 26 Januari 1996 itu bahkan langsung unjuk kebolehan ketika mencetak hat-trick pada laga pertama kontra Filipina, 8 Oktober 2013. Timnas U-19 Korsel ketika itu menang 4-0.

Dua hari berselang, Hwang mencetak gol pembuka Korsel ke gawang Laos dari titik putih. Mereka menang 5-1 pada laga tersebut.

Indra SJafri,

Melihat penampilan Hwang Hee-chan yang fenomenal dalam dua laga, kubu timnas U-19 Indonesia pun waspada. Pelatih Indra Sjafri menyebut Hwang Hee-chan sebagai salah satu pemain yang wajib diwaspadai.

“Nomor punggung 29 (Lee Jeong-bin), 11 (Hwang He-chan), dan 43 (Shim Je-hyeok) berbahaya,” ucap Indra Sjafri kepada Kompas.com seusai memimpin latihan Evan Dimas dkk jelang laga versus Korsel, 11 Oktober 2013.

Kewaspadaan Indra Sjafri terbukti. Tiga pemain kunci Korsel itu tak berkutik dalam pertandingan melawan timnas U-19 Indonesia, 12 Oktober 2018. Garuda Muda menang 3-2 berkat hat-trick Evan Dimas. Adapun dua gol Korea Selatan dicetak oleh Seol Tae-su dan Seo Myeong-won.

Evan Dimas pun menyamai perolehan gol Hwang Hee-chan. Keduanya sama-sama mengoleksi empat gol dari tiga laga kualifikasi. Indonesia lolos ke Piala Asia U-19 dengan status juara grup diikuti Korea Selatan dan juga ikut melangkah ke putaran final di Myanmar pada 2014.

Selepas tampil di Piala Asia U-19, Hwang Hee-chang yang menjalani karier sebagai pemain junior di Pohang Steelers, langsung terbang ke Austria.

Ketika Pohang ingin menawarkan kontrak profesional pada 2014, Salzburg lebih dulu sukses mendapatkan tandang tangan Hwang Hee-chan. Dia pun bergabung dengan klub Austria tersebut.

Namun, Hwang HC terlebih dahulu “bersekolah” di FC Liefering, feeder club Salzburg. Dia tampil apik dengan mengemas 13 gol dari 31 laga.

Salzburg pun menariknya ke tim utama pada bursa transfer musim dingin 2015. Sejauh ini, dia sudah mencetak 16 gol dari 56 pertandingan di kasta teratas Liga Austraia. Di Liga Europa, penyerang 22 tahun ini sudah mencetak tujuh gol dari 16 pertandingan. Terbaru, dia mencetak salah satu gol penentu langkah timnya ke semifinal Liga Europa.

Hwang HC mencetak satu dari empat gol kemenangan timnya pada laga tersebut. Bahkan, Amadou Haidara dan Stefan Lainer, gol Hwang HC tercatat sebagai tiga gol tercepat sepanjang sejarah Liga Europa, terjadi dalam interval 247 detik!

Lolos ke semifinal Liga Europa tentu menjadi pengalaman penting dalam karier Hwang HC. Apalagi, dia berharap bisa menembus tim utama Korsel asuhan Shin Tae-yong pada Piala Dunia 2018. “Saya belajar banyak di Eropa saat berkompetisi dengan banyak pemain bagus dan klub hebat,” kata Hwang Hee-chan kepada Yonhap News, 21 Maret 2018.

“Dengan pengalaman di Eropa, saya ingin membantu tim nasional dan memuaskan keinginan pelatih,” tuturnya lagi.

Sejauh ini, Hwang HC telah mencatat 11 penampilan dan mencetak dua gol bagi timnas senior Korsel. Seperti halnya Evan Dimas, Hwang juga menjalani debut di timnas senior pada 2014.

Comments
Loading...