Pemilik JDT Bongkar Borok Manajemen Selangor FA

Football5Star.com, Indonesia – Pemilik Johor Darul Takzim (JDT), Tunku Ismail Sultan Ibrahim, baru-baru ini menyindir Selangor FA dan manajemennya, Selangor Football Association (FAS). Menurutnya, FAS terlalu sibuk dengan diri sendiri hingga mencoba banding-bandingkan JDT yang justru rugikan Selangor FA.

“Pesan tulus saya kepada manajemen FAS yang baru untuk bekerja dan fokus pada tim itu sendiri. Tidak ingin sibuk membandingkan diri Anda dengan JDT atau menganggapnya sebanding dengan JDT. Di medan, lawan, di luar lapangan saling menghormati,” buka Tunku Ismail di Instagram pribadinya.

Sebenarnya, bos JDT itu tak ingin tulisannya ini disebut jadi provokasi. Menurutnya untuk menjadi tim yang hebat, tak usah berdebat di rumah sendiri. Manajemen baru FAS, kata dia, jangan malah seakan-akan meremehkan kepengurusan lama.

“Target yang realistis tidak boleh sibuk (meremehkan) manajemen lama tapi bangga dan mengklaim prestasi mereka. Jangan menipu pendukung atau memengaruhi dan menghasut pendukung untuk menggunakan halaman informal,” sebut Tunku Ismail.

Pemilik JDT Bongkar Borok Manajemen Selangor FA

“Kisah nyata dalam manajemenyang ingin menghasilkan uang dan memiliki kepentingan pribadi. Izhar Moslim, Simon, Farouk tidak menipu RMS (Raja Muda Selangor (RMS), Tengku Amir Shah ibni Sultan Sharafuddin Idris Shah mengetahui hal yang benar,” sambung dia.

Dalam satu perahu, kata pemilik JDT itu, tak boleh ada lebih dari satu kapten. Kenyataannya saat ini di manajemen Selangor FA, semua orang ingin populer dan unjuk gigi.

Kritik Bukan Berarti Benci

“Semua orang mau jadi pelatih, ini hasilnya, saya hanya ingin menyampaikan bahwa kami tidak puas, kami bisa berdebat tatap muka di depan pendukung kami, beri mereka hak untuk berbicara dan bertanya apa saja,” kata dia.

Dia menambahkan, adanya permasalahan dalam manajemen yang ingin berperan sebagai pelatih juga menyebabkan pemain kehilangan semangat untuk bermain. Alhasil JDT bisa dengan mudah meraih kemenangan 6-1 atas Selangor FA akhir pekan lalu.

“Sebuah cerita kepada pendukung mengapa para pemain kehilangan semangat karena banyak manajemen yang ingin menjadi pelatih. Ruang ganti dihancurkan karena banyak orang ingin campur tangan,” bilang bos JDT itu.

Tunku Ismail menekankan kalau kritiknya kepada manajemen Selangor FA bukan karena kebencian. “etapi saya akan selalu menentang siapa pun yang menggunakan sepak bola untuk keuntungan pribadi dan tidak jujur ​​kepada pendukung sepak bola,” tutup dia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More