Penalti Panenka Gelandang Asal Paraguay Berujung Petaka

Football5star.com, Indonesia – Klub Paraguay, Independiente de Campo Grande memutus kontrak pemainnya, Bendrix Parra, karena melakukan kesalahan fatal di lapangan hijau.

Independiente menghadapi wakil Kolombia, La Equidad, dalam babak pertama Copa Sudamericana 2019. Leg pertama di Stadion Defensores del Chaco, Asuncion, Paraguay, berakhir dengan skor kacamata pada 20 Maret lalu.

Dalam pertemuan kedua di Stadion El Campin, Bogota, Kolombia, Selasa (16/4/2019), Independiente dan La Equidad tetap tidak mampu mencetak gol hingga waktu normal usai. Pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Dari enam eksekutor penalti La Equidad, dua di antaranya gagal menceploskan bola ke dalam gawang lawan. Sementara itu, Independiente hanya mampu mencetak tiga gol sehingga gagal melaju ke fase selanjutnya.

Parra menjadi penendang ketiga Independiente. Gelandang asal Paraguay itu melakukan tendangan panenka, tetapi bola mengarah tepat ke penjaga gawang Diego Novoa.

Aksi Parra menyulut emosi manajemen Independiente de Campo Grande . Sebagai konsekuensinya, pihak klub memutuskan untuk memecat pemain berusia 26 tersebut.

“Jajaran direksi telah memutuskan untuk memecat Bendrix Parra atas caranya mendendang penalti. Jika kami lolos ke babak selanjutnya, setiap pemain akan mendapat sedikit bonus berupa uang,” ujar Presiden Independiente, Eriberto Gamarra, seperti dilansir Marca.

Bendrix Parra kini hanya bisa pasrah dengan keputusan manajemen. “Ini situasi yang sulit, tetapi hidup terus berjalan,” kata dia.

Bendrix Parra baru bergabung dengan Independiente de Campo Grande pada Januari lalu. Dia mencatatkan dua penampilan di Copa Sudamericana 2019.

Comments
Loading...