Pencetus White Lives Matter: Reaksi Orang-Orang Berlebihan

Football5star.com, Indonesia – Dalang di balik spanduk “White Lives Matter Burnley” di stadion Etihad, Jake Hepple, buka suara terkait aksinya itu. Ia mengatakan bahwa orang-orang telah berlebihan menanggapi aksinya itu.

Seperti diketahui, laga Manchester City vs Burnley di stadion Etihad dikejutkan oleh spanduk White Lives Matter yang diterbangkan dengan pesawat kecil. Momen ini langsung memancing amarah dari banyak pihak, termasuk klub dan tempat Jake Hepple bekerja.

Atas perbuatannya itu, Hepple kini dipecat dari perusahaannya. Walau begitu dia sepertinya tidak menyesal. Dia justru menganggap orang-orang telah bersikap berlebihan dan menganggap dirinya tidak rasial.

Mirror

“Saya tidak rasial. Saya tahu orang-orang berusaha menjadi seperti itu tapi saya tidak. Saya punya banyak teman berkulit hitam dan Asia dan spanduk itu sebenarnya terinspirasi oleh gerakan kehidupan orang-orang hitam,” imbuhnya.

“Kami tidak menyinggung gerakan yang sedang terjadi atau orang berkulit hitam. Saya percaya bahwa penting untuk kita mengakui kehidupan orang putih juga penting. Bos saya, klub, dan banyak orang telah bereaksi berlebihan terhadap apa yang terjadi,” pungkas Jake Hepple.

Bukan cuma Hepple yang tersandung masalah rasial. Pacarnya, Megan Rambadt, juga mengalami hal yang sama. Ia dipecat dari tempat kerjanya di Solace Foot Health and Reflexology di Lanchashire. Pemecatan sang pacar dikarenakan unggahannya di media sosial yang bernada rasial.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More