Pendiri Arema Cerita Soal Perjuangan Bangun Singo Edan

Football5star.com, Indonesia – Perjalanan Arema hingga sekarang melewati jalan tidak mudah. Termasuk soal perekrutan pemain yang tidak semudah seperti sekarang. Pada awal berdiri, tak semua pemain bersedia gabung tim berjuluk Singo Edan tersebut.

Bahkan, untuk mencari bibit-bibit pemain yang bersedia membela Singo Edan, manajemen harus mencari pemain-pemain buangan klub lain. Hal itu disampaikan langsung oleh salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing.

Ovan merupakan generasi awal pembentuk Arema pada 1987 silam. Bersama Lucky Acub Zainal, ia merintis komponen demi komponen untuk keberlangsungan roda kehidupan klub.

instagram.com/aremafcofficial

“Waktu itu mana ada yang mau main di Arema. Akhirnya saya menyiasati dengan mengambil pemain-pemain di klub lain. Pemain yang biasa terkena kartu merah, pemain langganan sanksi, dan sebagainya,” tuturnya saat ditemui di Radio Senaputra, Malang.

“Saya datang langsung ke tim-tim yang sedang bertandang ke Surabaya waktu itu. Saya tanya ke pelatihnya ‘pemain mana yang mau kamu buang dari tim?’ nah dari situ kami dapat pemain,” lanjutnya sambil tertawa.

Pada 11 Agustus lalu, Arema resmi menginjak usia 32 tahun. Namun, tidak ada perayaan istimewa tahun ini. Salah satu penyebabnya adalah hari istimewa itu jatuh pada perayaan Idul Adha umat islam dan ibadah Minggu masyarakat kristiani di Malang.

“Pestanya kan sudah kemarin menang melawan Persebaya. Bagi orang Malang itu sudah lebih dari cukup. Skor 4-0 itu jauh di atas ekspektasi semua. Makanya kemenangan itu penting juga untuk kami,” ucap Ivan.

Arema FCIvan TobingLiga Indonesia