Penendang Dada Xabi Alonso Tak Keberatan Disebut Pemain Kasar

Football Live Star

Football5star.com, Indonesia – Nigel de Jong, bekas Gelandang Timnas Belanda angkat bicara terkait julukan pemain kasar yang identik padanya. Gelar tersebut disandangnya setelah beberapa kali melakukan pelanggaran keras di lapangan hijau.

varzesh11.com

Salah satu yang fenomenal adalah saat Niguel de Jong menendang dada Xabi Alonso pada final Piala Dunia 2010 lalu di Afrika. Jika dilihat dalam tayangan ulang, tendangan yang dilakukannya nampak kencang menghujam ke dada eks Gelandang Liverpool tersebut. Meski demikian, tidak ada kartu yang dikeluarkan oleh wasit akibat insiden tersebut.

Selain itu, Nigel de Jong juga pernah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Amerika Serikat Stuart Holden. Akibatnya, pemain yang digadang-gadang bakal jadi bintang tersebut akhirnya mengalami cedera parah dan beberapa waktu setelah itu pensiun dini.

“Saya tidak begitu keberatan (julukan pemain kasar, jujur). Saya selalu mengatakan bahwa saya harus tetap berpegang pada kepribadian saya. Lalu permainan saya, menjadi siapa saya, dan siapa yang dibutuhkan tim saya, ” kata Nigel de Jong seperti dikutip football5star.com dari joe.co.uk, Rabu (4/4/2018).

“Saya tahu bahwa saya tidak pernah punya niat untuk melukai lawan secara serius. Tidak baik melihat pemain yang meninggalkan lapangan terluka. Dalam sepakbola, semuanya bermuara pada momen. Orang akan fokus pada satu atau dua insiden daripada mempertimbangkan seluruh karier Anda,” sambungnya.

Meski disebut sebagai pemain kasar, selama berkarier hingga saat ini dari 513 laga yang telah dimainkan, Nigel de Jong hanya mendapatkan lima kartu merah saja. Dua diantaranya diperoleh setelah dua kali mendapatkan kartu kuning dalam satu laga.

Comments are closed.