Pengusaha Salon di Jerman Marah Banyak Pemain yang Tetap Bergaya

Football5star.com, Indonesia – Pandemi covid-19 di Jerman memengaruhi banyak sektor. Salah satunya salon yang terpaksa tutup akibat pandemi. Kendati demikian, kondisi ini tidak menghalangi para bintang lapangan di Bundesliga bergaya.

Banyaknya pemain di Bundesliga yang tetap bergaya dengan potongan rambut yang berbeda-beda rupanya membuat para pengusaha salon berang. Mereka menilai para pemain tidak menunjukkan solidaritas terhadap para pemilik usaha yang harus tutup.

Kemarahan mereka pun mencapai puncaknya. Lewat Asosiasi Sentral Perdagangan Tata Rambut Jerman, mereka menulis surat terbuka untuk presiden DFB, Fritz Keller. Mereka menuding para pesepak bola telah melanggar aturan lockdown dengan menyuruh penata rambut datang ke rumah.

nicolas gonzalez-goal
goal

“Ketidaksenangan terhadap pesepak bola papan atas yang mengakibatkan pelanggan membujuk untuk pekerja melakukan pekerjaan ilegal dan melanggar peraturan seperti datang ke rumah,” demikian isi surat terbuka tersebut seperti dilansir Mopo, Rabu (13/1/2021).

“Bagian kepala dicukur, rambut di leher dan pelipis dipangkas beberapa milimeter. Gaya rambut yang hanya bisa dipotong oleh penata rambut profesional dengan peralatan profesional,” sambung surat terbuka itu.

Seperti dikutip Football5star dari Mopo, sekitar 80 ribu salon di Jerman telah ditutup sejak 16 Desember 2020. Penutupan ini diinstruksikan pemerintah untuk mengurangi penyebaran covid-19 yang kembali melonjak tajam di sana. Di saat yang bersamaan, masih banyak pemain yang mempertontonkan gaya rambut terbaru mereka.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More