Penjelasan Komdis PSSI Soal Hukuman Ambigu Madura United

Football5star.com – Komite Disiplin (Komdis) buka suara soal hukuman multitafsir yang diberikan ke Madura United soal ancaman larangan bertanding tanpa penonton. Mereka menyebut semuanya baru sekadar hukuman percobaan. Andai suporternya berulah lagi, sanksi tersebut baru jatuh.

Seperti diketahui, Madura United mendapatkan denda Rp100 juta dari Komdis PSSI karena ulah pendukungnya. Suporter klub asal Pulau Garam itu dianggap menyalakan flare dan bernyanyi tak patut saat melawan AremaFC di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, 20 Juli lalu.

Tak cuma itu, Laskar Sapeh Kerrab jua mendapat hukuman percobaan tak boleh disaksikan suporternya selama dua bulan. Nah, banyak yang bertanya soal hukuman percobaan tersebut.

Madura United - Jersey - Dok. Ilhamsins
Ilhamsins

“Maksudnya itu, kalau ada pelanggaran sejenis, itu baru berlaku. Maksudnya, dihukum dua bulan di musim ini kalau ada pelanggaran sejenis lagi,” kata Wakil Ketua Komdis PSSI, Umar Husin, saat dihubungi wartawan.

Menurutnya, suporter Madura United terus diawasi hingga akhir musim. Andaikan terulang, maka Madura United pasti mendapatkan hukuman disaksikan tanpa penonton di Liga 1.

“Seandainya sampai akhir musim melakukan pelanggaran yang sama, maka langsung berlaku. Hukumannya selama dua bulan. Misalnya, besok melakukan pelanggaran yang sama, langsung terkena hukuman dua bulan,” tutup dia.

Komdis sendiri memberikan 17 keputusan hukuman dalam sidang per 31 Juli. Selain Madura United, hukuman kepada Manajer Persib, Umuh Muchtar juga mendapat sorotan lantaran berkata tak patut kepada wasit saat melawan Bali United, 26 Juli lalu.

Comments
Loading...