Penjelasan Logis PSSI Soal Liga 1 2020 Tanpa Degradasi

Football5Star.com, Indonesia – Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, memberi penjelasan logis soal keputusan Liga 1 2020 tanpa degradasi. Dia menyebut kalau memang hal itu terpaksa dilakukan karena situasi COVID-19 ini.

Seperti diketahui, Liga 1 2020 memang bakal resmi dilanjut awal Oktober mendatang. Beberapa opsi sempat menjadi usulan. Mulai dari kompetisi dipusatkan di Pulau Jawa, hingga penghapusan degradasi musim ini. Tapi semuanya masih belum ada keputusan final.

Mochamad Iriawan kemudian menjelaskan soal melanjutkan Liga 1 2020 tanpa degradasi dan menambah peserta kompetisi jadi 20 klub musim depan. Hal itu dilakukan semata-mata demi keadilan di tengah pandemi ini.

“Begini, sekarang kan ada 18 klub ya. Kalau nanti kita berhitung yang terjelek. Kalau satu klub terpapar virus corona, kan akan berhenti untuk rapid test segala macam. Itu akan jadi masalah,” bilang Mochamad Iriawan kepada wartawan.

Ini Daftar Suara Klub-Klub Soal Keputusan Nasib Liga 1 2020 dilanjutkan. PT LIB
Dok. Bhayangkara FC

“Kasihan mereka nanti tidak maksimal. Mungkin akan turun nilainya. Kita menjaga itu sebetulnya. Tahun berikutnya normal. Tapi mudah-mudahan memang tak ada yang terpapar (virus corona),” lanjut dia.

PSSI sendiri sudah berkoordinasi dengan AFC soal Liga 1 2020 tanpa degradasi. Mereka berkirim surat kepada AFC tentang skenario kompetisi lanjutan yang dilaksanakan oleh PSSI, terkait promosi-degradasi, kemudian dengan sistem kompetisinya.

“Semua kami telah sampaikan dan nantinya departemen-departemen terkait yang ada di AFC akan mempelajarinya. AFC juga berpesan lakukan yang terbaik untuk sepak bola di setiap federasi. Terus lakukan koordinasi dengan FIFA atau AFC terkait aturan atau regulasi kompetisi, kami optimis AFC memberikan kelonggaran untuk itu,” ungkap Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More