Penyebab Romelu Lukaku Melempem di Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Belgia, Roberto Martinez, merasa bahagia karena Romelu Lukaku kini sudah tak lagi bermain untuk Manchester United. Menurut Martinez, Lukaku memikul beban berat di Old Trafford.

Selama dua musim bermain untuk Manchester United, Lukaku sebenarnya mampu menunjukkan performa baik dengan catatan 42 gol dan 13 assist dari 96 penampilan. Akan tetapi, Lukaku kerap menjadi sasaran kritik karena dinilai tak mencerminkan banderol 75 juta Poundsterling yang dikeluarkan The Red Devils.

“Ketika bermain di Manchester United, Romelu Lukaku sangat ingin meraih gelar bergengsi. Dia pun memikul tanggung jawab itu sendirian,” tutur Roberto Martinez seperti dikutip football5star.com dari Goal.

Romelu Lukaku - Roberto Martinez - Manchester United - The National
The National

“Hal itu membuat Lukaku kerap kali mendapatkan kritik yang tak adil dari media maupun suporter. Tapi, dia berhasil membawa pengalaman di Old Trafford ke Italia dengan sangat baik,” kata Martinez menambahkan.

Lebih lanjut, Martinez menilai bahwa Lukaku telah menjadi pemain yang jauh lebih dewasa di Inter Milan. Ia pun sangat senang dengan perkembangan mentalitas Lukaku.

“Kini, Lukaku sudah berada dalam tahapan mentalitas terbaik di dalam kariernya. Dia sudah menjadi pemain yang jauh lebih dewasa,” pungkas Martinez.

Bersama Inter dan Antonio Conte, Lukaku menjelma menjadi salah satu penyerang yang ditakuti di Italia. Total, pemain 27 tahun itu berhasil menyumbang 41 gol dari 59 penampilannya sepanjang musim 2019-20 dan 2020-21.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More