Penyesalan Baggio di Penghujung Kariernya

Football5Star.com, Indonesia – Karier legenda Italia, Roberto Baggio, memang tidak berjalan mulus. Kendati demikian, di sepanjang kariernya, hanya ada satu penyesalan yang ia rasakan, yakni gagal membela Vicenza sebelum dirinya gantung sepatu.

Baggio pernah menjadi pemain paling berpengaruh di Italia pada era 90-an. Selain memperkuat klub-klub besar seperti Inter Milan, AC Milan, Juventus, dan Fiorentina, pria yang ketika bermain akrab dengan rambut kuncirnya itu juga menjadi langganan tim nasional.P

Pemain berjuluk Il Fantista itu pun mengaku ingin bergabung dengan Vicenza sebelum gantung sepatu. Namun, rencana tersebut tidak pernah terjadi karena beberapa hal.

“Setelah di Inter, saya ingin kembali ke Vicenza yang merupakan tim pertama saya. Berada di sana sebelum pensiun adalah hal yang saya dambakan, tapi momen itu tidak pernah terjadi, jelas itu momen yang sangat pahit,” ujar Baggio seperti dikutip Corriere della Sera, Rabu (21/3/2018).

goaldentimes.org

“Saya berusia 33 tahun saat itu dan merasa fit. Semua cara sudah saya lakukan demi kembali berseragam Vicenza, tapi kondisi saat itu tidak memungkinkan. Setelah sekian lama, saya harus mengakui penyesalan ini,” imbuhnya.

Kendati memiliki karier yang sangat panjang di tingkat klub, karier Baggio bersama Gli Azzurri justru tidak berjalan mulus. Ia dianggap biang kerok kegagalan negaranya merengkuh Piala Dunia 1994. Ketika itu, penaltinya melambung di atas gawang hingga menjadikan Brasil juara.

Baggio akhirnya memutuskan pensiun pada 2004 silam saat membela Brescia.

Comments
Loading...