Penyesalan Terbesar Legenda Juventus David Trezeguet

Football5star.com, Indonesia – Legenda Juventus, David Trezeguet, mengungkap penyesalan terbesar dalam kariernya. Hal itu adalah kekalahan dari AC Milan di final Liga Champions 2003.

Saat itu, Juventus bermain imbang 1-1 dengan Milan selama 120 menit. Laga pun terpaksa dilanjutkan ke babak adu penalti. Dalam babak tos-tosan, Trezeguet gagal melaksanakan tugasnya. Pada akhirnya, Milan pun keluar sebagai juara.

“Penyesalan terbesar saya adalah Final Liga Champions. Saya baru berumur 24 tahun, dan saat kalah, saya pikir kesempatan lain akan segera menyusul. Sayangnya, hal itu tidak pernah terjadi,” kata Trezeguet kepada ItaSportPress.it.

“Kesuksesan terbesar adalah Piala Dunia bersama Prancis pada tahun 1998, karena saat Anda masih kecil dengan bola di kaki Anda, Anda selalu memikirkan bagaimana rasanya mengangkat trofi itu.”

Selama berkarier di Juventus, Trezeguet pernah dilatih beberapa pemain hebat. Tapi, baginya yang terbaik adalah Marcello Lippi.

“Saya bekerja sama dengan Carlo Ancelotti, tapi menurut saya, pelatih terbaik yang pernah saya miliki adalah Marcello Lippi. Merupakan kehormatan bagi saya untuk bermain bersama Alessandro Del Piero, karena dia bekerja sama dengan Gianluca Vialli, kemudian Pippo Inzaghi, namun bersama saya, kami menjadi pasangan paling produktif dalam sejarah Juventus,” Trezeguet menambahkan.

Selama 10 tahun membela Juventus, Trezeguet tampil dalam 318 pertandingan di semua kompetisi dan melesakkan 171 gol. Ia juga memenangkan lima gelar.

Comments
Loading...