Pep Guardiola Bikin Mental Joe Hart Terganggu

Football5star.com, Indonesia – Mantan kiper Manchester City dan timnas Inggris, Joe Hart mengakui bahwa penolakan dan ketidakpercayaan Pep Guardiola membuat dirinya sempat mengalami gangguan mental.

“Dia lantas tidak menyukaiku ketika datang. Dia memiliki aspek tertentu yang membuat dia merasa saya tak sanggup, dan penilaian itu membuat mental saya menurun,” kata Joe Hart seperti dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Kamis (28/5/2020).

“Hal itu tentu membuat saya berada di titik terendah dalam karier sepak bola. Meskipun itu bukan awan gelap yang tidak bisa saya lewati,” tambahnya.

Joe Hart - Manchester City - Vincent Kompany - ESPN

Pep Guardiola datang ke Manchester City pada 2016. Sebelum Pep datang, Joe Hart menjadi pilihan utama di skuat City, ia kemudian dipinjamkan selama satu musim ke Torino tak lama setelah Pep melatih.

“Ya saya sedih, saya kecewa tidak dapat bermain karena saya tahu apa yang saya inginkan. Saya tahu di mana saya seharusnya bermain,”

“Aku merasa saat itu waktu menjadi gelap. Saat aku tidak terpilih, itu sangat sulit. Namun saat pindah dari City, aku melihatnya sebagai tantangan tersendiri.” tambahnya.

Meski tampil cukup bagus bersama Torino, Joe Hart di musim 2017-18 kembali dipinjamkan ke West Ham United. Pintu keluar dari City sudah dibuka lebar semenjak Guardiola datang.

Pada 7 Agustus 2018, ia pun dilepas permanen City ke klub Burnley. Ia dikontrak selama dua musim dan saat itu Burnley memberikan mahar sebesar 3,5 juta poundsterling untuk dapatkan jasa Hart.

Saat itu, Joe Hart pun turut aktif terlibat dalam kampanye ‘Heads Up’, organisasi sosial yang bekerja untuk mempromosikan pentingnya kesehatan mental untuk para atlet.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More