Peran Teknologi di Balik Keperkasaan Ajax Musim Ini

Football5star.com, Indonesia – Perjalanan Ajax di Liga Champions musim ini bisa dikatakan sangat memukau. Dua tim besar mampu mereka pecundangi, Real Madrid dan Juventus.

Kemampuan taktik dari Erik ten Hag dianggap salah satu faktor utama. Selain itu, energi besar dari pemain muda Ajax juga dianggap faktor pendorong yang menyebabkan Cristiano Ronaldo tak berdaya.

Selain dua faktor tersebut, ternyata ada peran yang cukup besar dari teknologi di balik kehebatan David Neres cs di pentas Liga Champions musim ini. Sebagai tim yang memiliki akademi sepak bola terbaik di dunia, Ajax berprinsip berani berevolusi dengan perkembangan zaman.

Napoli - Carlo Ancelotti - Ajax - Arsenal - @AFCAjax

Meski tetap mengusung nilai-nilai Total Football era 1970-an, manajemen dan staf kepelatihan Ajax tak pernah anti dengan perkembangan zaman, utamanya pesatnya kemajuan teknologi.

Ajax bahkan mengangkat seorang konsultan teknologi bernama Max Reckers. Tugas Reckers memantau semau metode kepelatihan, mulai dari tingkat akademik hingga tim senior.

Nama Reckers mungkin terdengar asing di Indonesia, namun tidak untuk penggiat sepak bola Eropa. Ia adalah salah satu tokoh di balik layar saat Louis van Gaal meraih titel Liga Champions 1995.

Setiap harinya, Reckers bertanggung jawab memberikan panduan dalam bentuk video untuk diberikan kepada tim analisis kepelatihan dan tim analisis video klub. Isi dari video tersebut mulai dari pertandingan tim lawan, pergerakan pemain andalan lawan, dan masih banyak lagi.

“Nantinya setelah video itu dianalisis, saya harus memastikan kami memilih metode kepelatihan dengan tepat. Selain itu saya juga harus memastikan teknologi yang tepat dan harus menerapkan cara berinovasi dengan tepat,” kata Reckers seperti dikutip football5star.com dari sportspromedia, Rabu (24/4/2019).

Teknologi dan intuisi pelatih

Reckers menyebut bahwa hanya mengandalkan pola kepelatihan tradisional tidak akan membuat satu tim maju dan memiliki pondasi kokoh di tahun-tahun mendatang.

“Ini soal keberanian untuk melakukan inovasi. Mungkin terdengar menakutkan bagi mereka yang konservatif. Faktanya teknologi berperan besar saat ini,” ucap Reckers.

Saat ini di tim senior Ajax, Reckers mengungkap bahwa mereka memiliki metode analisis video dengan menggunakan GPS ke tiap pemain lawan. Nantinya pergerakan pemain lawan dan dikumpukan dalam satu bank data.

Tak mengherankan bukan jika Karim Benzema ataupun Cristiano Ronaldo mampu dibaca pergerakannya oleh lini tengah Ajax.

Meski begitu, Reckers menyebut bahwa tak selamanya teknologi bisa bermanfaat. Semua itu bisa selaras jika intuisi dari si pelatih juga besar.

“Kami memiliki jalan panjang dan diskusi berlarut-larut untuk menyelaraskan perspektif sains dengan perspektif pembinaan sepak bola,” kata Reckers.

“Yang jelas dan harus dipahami ialah Ajax merupakan klub yang memiliki sisi unik dalam hal pembinaan, bukan semata soal teknologi saja. Teknologi hanya penunjang.” tutup Reckers.

Comments
Loading...