Perjuangan Penyintas Penembakan Massal Demi Bermain di Barcelona

Football5star.com, Indonesia – “Kamu harus berjuang meraih mimpimu. Kamu harus berkorban dan bekerja keras untuk mewudjudkannya.” Begitulah kata-kata penuh motivasi yang pernah diucapkan megabintang Barcelona, Lionel Messi.

Penggalan kalimat Messi bisa menggambarkan perjuangan seorang Anthony Borges gapai cita-citanya. Borges ialah penyitnas penembakan di Florida pada Februari 2018.

Peristiwa penembakan di Parkland, Florida, Amerika Serikat terjadi di SMA Marjory Stoneman Douglas, 15 Februari 2018. Pelaku, Nikolaus Cruz, 19 tahun memuntahkan peluru dari senjatanya hingga menewaskan 17 orang.

teenvogue.com

“Saat itu saya berpikir bahwa hari itu adalah akhir dari hidup ini. Tapi, saya tak ingin kematian ini jadi sia-sia,” kata pria yang rela tubuhnya ditembak sebanyak lima kali oleh pelaku karena jadi pagar hidup untuk rekannya yang lain.

Aksinya membuat 20 orang rekannya yang lain selamat dari penembakan membabi buta tersebut. Nahas, pengorbanannya harus dibayar mahal.

“Saat itu, ia menelepon saya dan mengatakan akan mati. Ia mengucapkan terima kasih untuk semuanya. Itu adalah hari sangat buruk.” kata ayah Borges sambil menahan air mata.

Terjagan peluru dari senjata pelaku membuatnya bersimbah darah. Seketika harapan dan cita-cita Borges untuk jadi pesepak bola profesional hilang. Keinginannya untuk kelak bermain di klub idolanya, Barcelona seolah sirna.

“Saya suka bermain sepak bola setiap hari. Saya berusaha keras untuk melakukan yang terbaik saat bermain,” kata Borges.

“Barcelona ialah hidup saya. Saya ingin bermain di sana suatu hari nanti,” tambah pemuda yang tergabung di akademi Barcelona di Florida.

“Ia memiliki skill sangat bagus. Aksinya di lapangan hijau mengingatkan saya pada Neymar,” kata Roberto Vieira, pelatih Borges di Coral Spring Youth Academy.

Wujudkan Mimpi

Dua bulan menjalani perawatan di Broward Health Medical Center, Borges dinyatakan sudah pulih. Padahal saat pertama kali di tangani, Borges diketahui menderita luka tembak pada bagian lengan, kaki, perut, dan punggung menembus ke paru-paru.

Kesembuhan Borges bak mukjizat bagi keluarga dan teman terdekatnya. Tak ada yang mengira dua bulan setelah bersimbah darah di lorong sekolahnya, Borges mampu tunjukkan skillnya mengolah si kulit bundar.

bbc.co.uk

Tak tanggung-tanggung, Borges unjuk skill bukan di sembarang lapangan. Aksi gocek dan menendang bola ia tunjukkan di salah satu tempat latihan klub idolanya, Barcelona.

Aksi kepahlawanan Borges di tragedi Parkland mengundang simpati dari banyak pihak, termasuk Barcelona. Beberapa hari setelah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, klub Catalan itu mengundang Borges beserta ayah dan ibunya berkunjung ke Stadion Nou Camp.

“Luar biasa. Saya tidak punya kata-kata yang bisa menggambarkan betapa indahnya ini semua,” kata Borges saat menginjakkan kakinya di Stadion Nou Camp.

Sebuah film dokumenter perjuangan Borges hingga akhirnya tiba di Catalan baru dirilis oleh Bleacher Report. Perjuangan dan pengorbanan Borges begitu menginspirasi banyak orang di seluruh dunia.

Apa yang dilakukan Borges menyadarkan kita untuk terus berjuang dengan kondisi apapun demi mencapai mimpi dan cita-cita.

Comments
Loading...