Permainan Febri Disebut Mirip Orang Mabuk

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Tak semua pihak memuji kegemilangan Indonesia di cabang olahraga sepak bola Asian Games 2018. Salah satunya adalah legenda sepak bola tanah air, Anjas Asmara yang mengkritik permainan tim besutan Luis Milla tersebut termasuk Febri Hariyadi.

Anjas menilai bahwa keberhasilan Indonesia menembus babak 16 besar dinaungi faktor keberuntungan. Ia juga beranggapan bahwa mentalitas Indonesia belum teruji secara mental di ajang tersebut.

“Timnas U-23 Indonesia tidak punya target man. Selama fase grup, kemenangan yang diraih banyak melalui keberuntungan. Misalnya melawan Hong Kong, kita bisa menang karena lawan sudah kelelahan,” kritik Anjas seperti dikutip Football5star dari Vikingpersib.co.id, Kamis (23/8/2018).

“Terutama Febri permainannya tak jelas, tidak karu-karuan. Seperti orang mabuk,” sambungnya.

“Keunggulan fisik mereka menjadi kelemahan bagi kita. Akan tetapi, saya optimistis jika timnas mampu menang 2-0 melawan Uni Emirat Arab.”

Febri belum pernah menciptakan gol selama empat pertandingan yang dia mainkan di Asian Games 2018. Meski demikian pergerakannya di sisi sayap kerap merepotkan lawan meski cenderung kurang efektif.

Hal tersebut juga jadi sorotan Luis Milla seusai Indonesia menaklukkan Laos. Ia menyebutkan bahwa Febri selalu ingin bermain cepat meski hal tersebut menjadi sorotan tajam baginya.

Indonesia akan menghadapi UEA di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Jumat (24/8/2018). Jika lolos dari 16 besar Merah Putih akan menantang pemenang antara Bangladesh versus Korea Utara.

Comments
Loading...