Permanenkan Solskjaer, Man. United Ambil Keputusan Emosional

Football5star.com, Indonesia – Mantan gelandang timnas Inggris, Jermaine Jenas, menganggap Manchester United mengambil keputusan yang salah dengan menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer permanen.

Solskjaer menggantikan Jose Mourinho di kursi manajer Man. United pada Desember 2018. Awalnya, pria asal Norwegia tersebut hanya menjabat sebagai manajer interim.

Manajemen Setan Merah puas dengan performa para pemain di bawah asuhan Solskjaer. Dalam 11 laga pertama bersama sang caretaker, Paul Pogba dan kolega meraih 10 kemenangan.

Oleh sebab itu, Manchester United mempermanenkan status Ole Gunnar Solskjaer. Tentu saja, harapannya Solskjaer bisa mengembalikan kejayaan Setan Merah seperti era Sir Alex Ferguson yang notabene mantan manajer.

Apesnya, euforia kebangkitan Man. United berakhir. Dalam tujuh pertandingan terakhir, Setan Merah menelan lima kekalahan.

“Saya merasa itu keputusan yang emosional. Dalam urusan apa pun, pengambilan keputusan seharusnya berdasarkan pemikiran logis untuk jangka panjang,” kata Jenas, seperti dilansir BBC.

“Salah satu hal yang harus mereka singkirkan adalah ‘gaya Manchester United’ atau ‘itu bukan gaya yang dulu mereka lakukan. Apa yang Sir Alex Ferguson lakukan sangat unik dan Manchester United sangat kesulitan untuk menirunya bersama manajer-manajer terbaik di dunia,” tuturnya.

“Pep Guardiola tidak menanyakan apa yang (Roberto) Mancini dan (Manuel) Pellegrini lakukan untuk menjuarai liga saat datang ke Manchester City. Dia datang dan melakukan sesuai keinginannya,” ujar Jenas.

ole gunnar solskjaer sir alex ferguson manchester united - @SportingLifeFC
Foto: @SportingLifeFC

“Juergen Klopp melakukannya di Liverpool dan mempunyai ciri khas sendiri. Itu yang United butuhkan. Saya tidak berpikir mereka harus mencoba menemukan seseorang yang mendekati pencapaian Ferguson. Mereka membutuhkan identitas baru. Mourinho mencoba melakukannya, tetapi klub tidak memercayainya. Saya tidak berpikir mereka tahu apa yang sedang dilakukan,” kata eks gelandang Newcastle United tersebut.

Manchester United terancam absen di Liga Champions musim depan. Saat ini, mereka menempati posisi keenam klasemen Premier League dengan 64 poin dari 34 laga.

Comments
Loading...