Persib Bandung Vs Persija Jakarta Harusnya seperti Real Madrid Vs Barcelona

Football5Star.com, Indonesia – Meninggalnya salah seorang bobotoh – sebutan suporter Persib Bandung, Ricko Andrean, akibat kekerasan suporter membuat geram Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. 

Ricko meninggal dunia pada Kamis (27/7/2017) sekitar pukul 10.00 WIB. 

Dia meninggal setelah beberapa hari mendapat perawatan intensif akibat pengeroyokan pada laga Persib Bandung vs Persija Jakarta di Gelora Bandung Lautan Api, akhir pekan lalu.  

Ridwan Kamil yang sempat menjenguk Ricko saat masih dirawat mengaku geram dengan rivalitas antara pendukung Persib dan Persija selama hampir dua dekade terakhir dan telah memakan beberapa korban jiwa. 

“Rivalitas boleh, kriminalitas jangan,” kata Ridwan Kamil seperti dilansir dari Antaranews, Jumat (28/7/2017).

Ia mengajak bobotoh dan Jakmania – komunitas suporter Persija, atau kelompok pendukung lain untuk mengikuti cara suporter di luar negeri.

Dengan begitu, pertandingan dapat disaksikan dengan nyaman dan penonton sendiri menikmati laga dengan aman.

Wali Kota yang juga bobotoh itu lantas membandingkan rivalitas Maung Bandung – julukan Persib Bandung – melawan Persija Jakarta dengan Real Madrid versus Barcelona. 

Laga bertajuk El Clasico itu memang terkenal panas ketika di pertandingan. Namun, friksi yang memakan korban di luar pertandingan tak pernah terdengar – setidaknya sejak era sepak bola modern. 

“Berpuluh-puluh tahun rival, tapi tiap pertandingan dua suporter bisa berdampingan dalam satu stadion dan tidak ada kerusuhan-kerusuhan,” ujar Kang Emil – panggilan akrabnya.

Ia berharap, dengan meninggalnya seorang bobotoh, Ricko Andrean, mengakhiri pertikaian antapendukung dan menjadi titik awal perdamaian suporter Persib dengan Jakmania.

Dilansir dari sejumlah media, Ricko merupakan korban jiwa ke-56 dari kejadian yang menimpa suporter di stadion atau selepas pertandingan. 

“Mudah-mudahan ini menjadi yang terakhir dan menjadi titik balik perdamaian antara bobotoh dan Jakmania,” kata Ridwan.

Rivalitas antara kedua suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung yang kembali memakan korban membuat desakan keduanya untuk berdamai semakin gencar.

Jika sebelumnya inisiatif damai dimulai dari Ketua Umum Jakmania, Ferry Indrasjarief. Kali ini giliran Ketua Viking, Heru Joko, angkat suara.

Usai melihat kondisi terakhir Ricko Andrean, Heru menilai rivalitas dua kelompok suporter ini tidak lagi masuk akal.

“Ini sudah sangat keterlaluan. Harusnya sepak bola bisa jadi hiburan dan ajang bersenang-senang. Kejadian seperti ini tidak boleh lagi terulang di masa depan,” tegas Heru.

Untuk merespons itikad baik dari Bung Ferry, Heru mengatakan pihaknya sudah melakukan beberapa langkah konkret. Salah satunya adalah dengan mulai mendatangi kantong-kantong yang selama ini dianggap sebagai titik rawan konflik.

Comments
Loading...